Malang Post

You are here: Batu Agropolitan Digugat ke MK, Tak Masalah

Digugat ke MK, Tak Masalah

Share
BATU – DPC PDIP Kota Batu tidak mempermasahkan pasangan tiga calon melakukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi (MK), atas keputusan KPU Kota Batu memasukkan Eddy Rumpoko-Punjul Santoso (ER-PS) sebagai pasangan nomor empat Pilkada. Partai pengusung ER-PS tersebut optimis, gugatan tidak mempengaruhi kemenangan pasangan Walikota dan Wakil Walikota dalam Pilkada Kota Batu 2012 ini.
‘’Prinsipnya kami sangat menghormati upaya hukum yang dilakukan tiga calon, seperti mereka menghormati upaya kami ke PTUN, beberapa waktu lalu. Kami adalah partai yang patuh hukum sehingga upaya hukum siapapun tetap kami hormati,’’ tegas Cahyo Edi Purnomo, Ketua DPC PDIP Kota Batu.
Pria yang juga berprofesi sebagai advokat ini menjelaskan, KPU Kota Batu yang memasukkan pasangan Eddy Rumpoko dan Punjul Santoso sebagai pasangan nomor empat, juga berkaitan dengan hukum. KPU saat itu melaksanakan putusan PTUN sehingga salah satu bentuk patuh kepada hukum meski sebelumnya sudah mencoret pasangan ER-PS dalam pleno.
Dia juga membenarkan jika masa inkracht sebuah keputusan pengadilan adalah 14 hari. Namun jika pihak-pihak yang bersengketa sama-sama terima dengan keputusan dan tidak ada upaya hukum banding, hal itu juga sudah inkracht.
‘’Tidak semua gugatan kami dikabulkan oleh PTUN Surabaya, namun kami sebagai penggugat sudah bisa menerima putusan itu,’’ tegas pria asal Sisir Kota Batu ini.
Cahyo juga yakin, KPU bersama tim kuasa hukumnya akan all out melakukan pembelaan atas keputusan yang diambilnya. Mereka tentu juga sudah menyiapkan materi pembelaan atas materi gugatan yang dilayangkan pemohon.
Mantan anggota DPRD Kota Batu ini menilai, MK tidak hanya sekadar melihat materi hukum untuk mengambil keputusan. Faktor keamanan, kepentingan masyarakat banyak juga menjadi pertimbangan untuk memutuskan sebuah gugatan.
Faktanya, ER-PS merupakan sosol calon Walikota dan Wakil Walikota yang dikehendaki mayoritas warga Kota Batu. Sebagi bukti, pasangan tersebut memenangkan pemungutan suara versi quick count. Malahan kemenangan pasangan tersebut sangat telak karena mendapatkan lebih dari 45 persen suara sah, sedang rival terdekatnya sekitar 24 persen.
‘’Selisih 100 persen suara antara pasangan kami dengan rival terdekatnya tentu ikut menjadi pertimbangan MK dalam memutuskan gugatan,’’ pungkas Cahyo sembari menyebutkan, pihaknya tetap memberikan support kepada KPU Kota Batu. (feb/avi)
comments

This content has been locked. You can no longer post any comment.