Malang Post

Harga Jagung Melejit

Share
Sejumlah komiditi hasil pertanian di Kota Batu mengalami peningkatan. Tidak hanya harga Kedelai yang tetap melejit, trend kenaikan harga ini juga diikuti komiditi Jagung. Saat ini, harga Jagung untuk jenis Jagung Manis dipasaran sudah menembus angka Rp 55 ribu/kilo.
Pantauan Malang Post di Pasar Besar Kota Batu, harga tersebut merupakan harga jual tertinggi dari pedagang ke pembeli, hingga memasuki bulan September. Sebelumnya, kalaupun tergolong sudah naik, harga Jagung berada di kisaran 40-45 ribu per kilo. Harga tersebut terjadi ketika jelang datangnya Lebaran lalu.  
‘’Harga Jagung terus naik. Normalnya, harga Jagung manis ini ada di sekitar 30 ribu per kilo. Setelah lewati lebaran, malah naiknya sampai 10 ribu per kilo,” terang Satuman, salah satu pedagang Jagung manis di Pasar Kota Batu.
Diakuinya, kenaikan ini mulai terjadi di tingkat pemasok. Satuman pun tidak tahu, apa penyebab kenaikan ini. Konon, kenaikan ini terjadi sejak dari petani, dengan menaikkan harga hasil panennya. Untuk Jagung, kegiatan panen berlangsung tiga bulan sekali. Harga Jagung diangka Rp 30 ribu terjadi saat musim panen sebelumnya, kisaran bulan Juni lalu.
Beruntung bagi Satuman, omset penjualan masih tinggi minimal 200 kilo per harinya. ‘’Kalau pagi, langganan yang datang rata-rata untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga. Jika siang dan sore, pembeli ini adalah para pedagang Jagung serut atau bakar, yang jualan di wilayah Kota Batu,” ucapnya.
Sementara itu, kenaikan harga sejumlah komoditi ini terus mendapat pantauan Dinas Koperasi Perdagangan dan Perindustrian (Diskoperindag) Kota Batu. Hal ini untuk mendapatkan akar dasar kenaikan harga, sekaligus mencarikan solusi. Sebab, hampir seluruh lahan pertanian di wilayah Kota Batu, juga dijumpai banyak petani yang menanam Jagung.
‘’Kami akan terus pantau harga sejumlah bahan pokok di pasaran,” terang M Chori, Kepala Dinas Koperasi Perdagangan dan Perindustrian. (poy)
comments

This content has been locked. You can no longer post any comment.