Aplikasi Seluruh OPD Bakal Terintegrasi di Smart City

Selasa, 22 Oktober 2019

  Follow Us

Senin, 23 Sep 2019, dibaca : 231 , aim, amanda

MALANG - Pemerintah Kota (Pemkot) Malang terus melakukan upaya untuk memperkuat smart city yang sedang digencarkan oleh pemerintah pusat. Senin (23/9), Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Malang menggelar Focus Group Discussion (FGD) untuk menginventarisir segala acuan dalam penyusunan roadmap.
Ditargetkan, tahun 2020 mendatang, seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) sistemnya sudah terintegrasi smart city. Kepala Dinas Kominfo Kota Malang, Tri Widyani Pangestuti mengungkapkan, FGD tersebut digelar untuk menyusun road map smart city yang akan digunakan sebagai acuan, untuk mengintegrasikan sistem pemerintahan berbasis digital. “Dalam forum ini, kami akan menginventarisir segala persoalan yang ada. Kemudian, berupaya mencari solusi. Setelah itu, kami langsung adakan Bimbingan Teknik (Bimtek),” terang dia di sela-sela acara.
Pihaknya sudah menyiapkan sarana dan prasarana yang mendukung program tersebut. Salah satunya aplikasi yang dibangun di masing-masing OPD. Nantinya akan diintegrasikan dan menjadi satu komando melalui Kominfo. “Saat ini, running tergantung running admin dan operator sudah siap. Hanya tinggal ubah mindset saja. Mudah-mudahan, setelah bimtek nanti bisa merubah mindset,” kata dia.
Menurutnya, untuk membangun smart city, Kota Malang mengawali dengan dimensi Smart Government. Jika hal tersebut sudah dipenuhi, maka smart people, smart branding dan smart economy akan mengikuti.
“Paling tidak, hingga akhir tahun nanti ada empat atau lima OPD yang bisa terkoneksi. Sehingga, awal tahun 2020 nanti, semua OPD sudah terintegrasi semua,” papar dia.
Wali Kota Malang, Sutiaji menambahkan, kegiatan tersebut merupakan salah satu langkah yang dilakukan untuk percepatan sistem smart city. “Kita juga akan  bentuk sistem, sesuai dengan Undang-Undang Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE). Ke depan, harus berbasis IT semua,” jelas dia.
Melalui kegiatan tersebut, pihaknya juga akan membentuk kerangka pikir bahwa sistem smart city akan memudahkan kinerja. “Selain itu, juga mendorong transparansi, untuk memberikan keterbukaan informasi kepada masyarakat,” tandas dia.(tea/aim)



Loading...