Bakar Rumput, Terbakar sampai Tewas di Ladang Tebu

Selasa, 22 Oktober 2019

  Follow Us

Selasa, 24 Sep 2019, dibaca : 4503 , Halim, agung

MALANG - Nasib nahas menimpa Sukarji, 65, Selasa (24/9) siang. Warga Dusun Sidomulyo Desa/Kecamatan Wates, Blitar ini, tewas terbakar di ladang tebu. Korban terbakar saat membakar rumput dan daduk (daun tebu) yang sudah kering, di Dusun Karangrejo Selatan Desa Purworejo Kecamatan Donomulyo.
Usai dievakuasi, jenazah langsung dibawa pulang ke rumah duka. Keluarga tidak berkenan dilakukan otopsi. Mereka menerima kematiannya sebagai musibah, dengan membuat surat pernyataan.
"Dari hasil olah TKP dan evakuasi di tubuhnya tidak ada bekas tanda kekerasan. Korban meninggal dunia murni karena terbakar. Saksi yang mengetahui juga menyatakan bahwa korban meninggal karena terbakar," jelas Kasubag Humas Polres Malang, AKP Ainun Djariyah.
Peristiwa yang menggemparkan warga sekitar ini, terjadi pukul 11.00. Saat itu, korban membersihkan lahan tebu miliknya. Rumput serta daun tebu yang mengering, dikumpulkan menjadi satu. Kemudian oleh korban langsung dibakar. Karena angin, api menjalar ke ladang tebu milik Sulastri, warga sekitar. Takut pemilik lahan marah, akhirnya korban berusaha memadamkan.
Namun bukannya padam, api malah membesar. Korban yang kewalahan akhirnya terjungkal dan jatuh tengkurap, setelah api membakar kakinya. Saat terjungkal itu, korban langsung tewas di atas bara api.
Warga sekitar yang mengetahui, lantas berlari mendekati tubuh korban. Niatnya ingin membantu. Namun setelah didekati, korban sudah tidak bernyawa.
Karena takut, saksi lantas memberitahu warga sekitar yang diteruskan ke perangkat desa. Selanjutnya melaporkan ke petugas Polsek Donomulyo.
Polisi yang mendapat laporan langsung datang ke lokasi. Setelah melakukan olah TKP, jenazah langsung dievakuasi untuk dibawa pulang ke rumah duka. "Pihak keluarga membuat surat pernyataan tertulis menolak untuk otopsi," ujarnya.(agp/lim)



Loading...