Butuh Perhatian, Gedung SDN Ampeldento 2 Nyaris Ambruk | Malang Post

Jumat, 13 Desember 2019 Malang Post

  Mengikuti :


Selasa, 19 Nov 2019, dibaca : 465 , Mahmudi, Ravika

MALANG – Kondisi gedung SDN Ampeldento 2 yang atapnya nyaris ambruk akibat patahnya tiang pengangga atap membuat banyak pihak prihatin. Terlebih nyaris ambruknya gedung itu sudah lama dan tidak kunjung ada perhatian dari Pemerintah Kabupaten Malang. ”Prihatin jelas, apalagi ini sampai berlarut-larut dan  hingga saat ini  belum ada penanganan secara serius,’’ kata Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Malang, Muslimin.
Dia mengatakan, harusnya pemerintah Kabupaten Malang tanggap dengan kondisi itu, dan tidak menunggu lama agar gedung tersebut dapat diperbaiki. ”Pemkab Malang memiliki dana darurat yang bisa digunakan untuk membetulkan. Jadi tidak perlu menunggu,’’ katanya.
Muslimin tidak menampik jika dia mendapat informasi bahwa SDN Ampeldento salah satu sekolah yang mendapatkan kucuran dana untuk rehabilitasi atau renovasi bangunan tahun 2020 mendatang. ”Kan itu masih 2020. Harusnya bisa dibenahi dulu lah. Ini kan untuk belajar anak-anak. Nah saat kondisinya seperti ini, maka anak-anak juga harus menunggu, dan mereka belajar dengan tidak nyaman di luar kelas,’’ katanya.

Baca juga :

Tekan Angka Stunting, Bupati Minta OPD Jadi Orangtua Asuh

Festival Lampion Singosari Jadi Hiburan Masyarakat

Warga Banjarejo Beli Sembako Dengan Sampah


Muslimin langsung meninjau lokasi sekolah, begitu mendapat keluhan dari warga. Saat meninjau lokasi dia sangat prihatin, karena banyak bambu yang digunakan menyangga atap. ”Memang sudah kosong, tapi kita tidak tahu kapan bencana datang. Kalau pas bencana, kemudian atap mengenai siswa terus bagaimana? Siapa yang bertanggung jawab?,’’ tambahnya dengan penuh tanda tanya.
Lantaran itu, Muslimin berharap Pemerintah Kabupaten Malang sigap menangani hal ini, dengan melakukan pembenahan.
Dia mengatakan, Dinas Pendidikan Kabupaten Malang juga tidak memberikan informasi berapa jumlah sekolah yang kondisi bangunannya rusak. Padahal menurut dia, gedung sekolah merupakan sesuatu yang sangat penting. ”Jika ingin kualitas dan mutu bidang pendidikan naik, fasilitasnya juga harus diperbaiki,’’ katanya.
SDN Ampeldento 2 bukan satu-satunya sekolah yang mengalami kerusakan pada gedungnya. Diantarannya di SDN Ringin Kembar 2, Kecamatan Sumbermanjing Wetan juga demikian. Bahkab atap sekolah itu ditutup terpal, lantaran gentingnya terpaksa dibuka, karena kayu penyangganya keropos. ”Dinas Pendidikan memberikan bantuan untuk melakukan perbaikan. Saat ini sedang proses,’’ kata Kepala Bidang SD, Dinas Pendidikan Kabupaten Malang, Slamet Suyono.
Slamet mengelak jika pihaknya diam. Sebaliknya, terus berupaya untuk mencari cara agar perbaikan gedung dapat dilakukan. ”Kalau dengan APBD 2019 kami tidak ada anggaran. Tapi di PAK ada usulan dana untuk rehabilitasi sekolah. Salah satunya untuk membenahi atap SDN Ampeldento 2 dan SDN Ringin Kembar 2,’’ tandasnya. (ira/udi)



Loading...