Divif 2 Kostrad Dapat Hibah Dua Mobil dari Menhan

Jumat, 18 Oktober 2019

Jumat, 30 Agu 2019, dibaca : 492 , Udi, ira

MALANG – Divisi Infanteri 2 Kostrad menerima hibah 2 unit kendaraan dinas dari Kementerian Pertahanan RI. Hibah kendaraan itu berupa 1 unit Bus Hino dan 1 unit Toyota Hiace. Penyerahan dua kendaraan, dilaksanakan Rabu (28/8) di lapangan Bhineka Tunggal Ika Kemenhan RI, Jakarta.
Menteri Pertahanan Republik Indonesia Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu menyerahkan 2 unit mobil. Perwakilan Divif 2 Kostrad yang menerima dua kendaran ini adalah Kasdivif 2 Kostrad Brigjen TNI Haryanto, S.I.P, M.Tr (Han) dan Waaslog Kasdivif 2 Kostrad Letkol (Inf) Beny Setiyanto.
Dua perwira Divif 2 Kostrad, mewakili Pangdivif 2 Kostrad Mayjen TNI Tri Yuniarto, S.AP., M.Si., M.Tr (Han) yang sedang bertugas sebagai Pangkogasgab Linud, latihan Posko Latgab TNI 2019 di Bandung. Hibah ini wujud nyata kepedulian Kemenhan atas upaya peningkatan sarana transportasi di lingkungan Divif 2 Kostrad.
"Masih belum setara antara kemampuan anggaran negara dengan kebutuhan satuan. Untuk mengemban amanah dalam melindungi dan mengamankan negeri tercinta, alutsista yang kita miliki masih jauh dari memadai baik dari segi kekuatan maupun kemampuannya," kata Ryamizard.
Pria yang pernah menjabat Pangdivif 2 Kostrad pada 1998 itu mengatakan, Kemenhan akan berupaya secara bertahap meningkatkan anggaran yang diterima. Dengan menyesuaikan dengan kemampuan keuangan negara, Ryamizard tetap berharap peningkatan kualitas TNI secara umum, bisa terus terdorong. "Sehingga Real Essential Force dan peningkatan kesejahteraan prajurit akan segera terwujud," tegasnya.
Mantan Kepala Staf Divisi 2 Kostrad itu juga berharap, kendaraan tersebut bisa menyelesaikan sebagian dari masalah di lapangan. Serta mampu meningkatkan semangat dan motivasi pengabdian para prajurit di satuan yang menerima kendaraan dinas tersebut. "Saya berharap agar dukungan kendaraan dinas tersebut bisa dimanfaatkan dan dirawat dengan baik sehingga usia pakai kendaraan lebih lama dan bisa meningkatkan produktifitas, kinerja serta kelancaran dalam pelaksanaan tugas pokok prajurit Indonesia," tambah Kepala Staf Angkatan Darat 2002-2005 itu. (fin/udi)



Loading...