Dua Pesawat C212 Siap Padamkan Karhutla

Selasa, 22 Oktober 2019

  Follow Us

Selasa, 24 Sep 2019, dibaca : 312 , udi, ira

MALANG – Kebakaran hutan yang terjadi di Kalimantan dan Sumatera mendapat respon dari Lanud Abd Saleh, dengan mengirimkan dua pesawat C212 untuk melaksanakan Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) dalam penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Kalimantan dan Sumatera. Dua pesawat tersebut diberangkatkan tidak secara bersama-sama. Tapi satu persatu.
Kepala Penerangan Lanud Abd Saleh, Letkol Sus Dodo Agusprio S.S.S mengatakan, dua pesawat ini dilepas oleh Komandan Lanud Abdulrachman Saleh, Marsma TNI Hesly Paat. Meskipun tidak bersama-sama, namun dua pesawat ini memiliki misi yang sama. ”Pelepasan dilakukan pekan lalu. Dua pesawat tersebut akan melaksanakan TMC hingga awal Oktober mendatang,’’ tambahnya.
Masing-masing pesawat ini membawa 13 crew. Mereka akan bergabung dengan personel dari BPPT yang ada di Pontianak guna melaksanakan TMC. Pesawat Cassa ini dikatakan Dodo akan terbang mengangkut garam yang kemudian ditebarkan ke area hutan yang terbakar. Setiap kali terbang, pesawat ini dapat mengangkut sekitar satu ton garam.
”Salah satu keunggulan Cassa 212 dalam TMC adalah efektifitas dan mobilitasnya, karena pesawatnya kecil namun lincah, sehingga akan mudah dalam melaksanakan program ini,’’ ujar Dodo.
Dia  juga menyebutkan, saat pemberangkatan, Danlanud sempat berpesan kepada seluruh air crew pesawat C212 yang berangkat. bertindak dengan hati-hati, bertanggung jawab dan mengutamakan safety dalam pelaksanaannya.
Danlanud berharap selama penugasan di Pontianak dan sekitarnya, crew Cassa dari Skadron Udara 4 yang berperan dalam memodifikasi cuaca untuk mendorong turunnya hujan dapat dilaksanakan dengan lancar, aman dan selamat. Melalui peran TMC dari pesawat Cassa diharapkan kebakaran hutan dan lahan yang terjadi Kalimantan dapat segera dipadamkan.
Terlibatnya pesawat C212 milik Skadron 4 Lanud Abd Saleh dalam program TMC bukan kali pertama ini dilakukan. Namun hampir setiap tahun, pesawat buatan IPTN ini selalu terlibat dalam program tersebut. ”Menyebar garam di area hutan yang terbakar selain dapat memadamkan api juga untuk mempercepat turunnya hujan. Dan pesawat Cassa ini kerap digunakan untuk missi tersebut,’’ tandasnya. (ira/udi)



Loading...