Dukung Kemajuan Jatim, Bupati Benahi Pariwisata

Selasa, 22 Oktober 2019

  Follow Us

Jumat, 20 Sep 2019, dibaca : 279 , udi, agung

MALANG - Provinsi Jawa Timur ke depan harus lebih berjaya dan luar biasa. Harapan dan doa tersebut disampaikan Bupati Malang, Drs. H.M. Sanusi, MM, saat menghadiri Launching Maskot Hari Jadi ke-74 Provinsi Jatim di Kantor Gubernur Jawa Timur, Jalan Pahlawan Kota Surabaya, Rabu (18/9).
''Selamat Hari Jadi ke-74 Provinsi Jawa Timur. Semoga Jawa Timur ke depan, semakin jaya dan luar biasa," kata Sanusi.
Karenanya, untuk mendukung kemajuan Provinsi Jawa Timur, lanjut Sanusi, Pemkab Malang akan menuntaskan program pembangunan. Salah satunya dari sektor pariwisata, yang akan terus dibenahi. Karena Kabupaten Malang merupakan salah satu wilayah yang memiliki destinasi wisata cukup banyak.
Sementara itu, launching Maskot Pemprov Jatim ini, ditandai dengan penempelan telapak tangan oleh Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa pada screen monitor didampingi Ketua TP PKK Pemprov Jatim, Arumi Bachsin dan Sekretaris Daerah Provinsi Jatim, Heru Cahyono. Selain itu juga ditandai dengan penanaman pohon dan pelepasan ribuan burung merpati.
Sanusi, bersama Bupati dan Wali Kota se-Jatim ikut melepaskan burung merpati, sebagai simbol bahwa Jatim akan terus berkiprah dan berjaya. Dalam arahannya, Khofifah menyampaikan kesiapan Pemprov Jatim dalam menyambut rencana Pemerintah Pusat perihal kemungkinan berpindahnya ibukota negara ke wilayah Kalimantan Timur. Diantara langkah-langkah yang dipersiapkan, adalah Jatim memiliki kesempatan menangkap peluang di bidang perdagangan yang terbuka luas karena terdekat dengam Kaltim.
''Pemprov sudah mendapatkan lokasi terdekat rencana dibangunnya Istana. Ke depan, Pemprov akan membangun Kantor Perwakilan Dagang Pemprov Jatim. Kita mengajak semua stakeholder betapa pentingnya partnership atau kerja sama," jelas Khofifah.
Lebih lanjut, Khofifah menyampaikan, bahwa untuk mendukung perdagangan antar pulau atau daerah, ada material tertentu yang dibutuhkan oleh industri dagang, UMKM dan koperasi di Jatim bisa disuplay dari wilayah lain. Karenanya, ia mengajak, seluruh wilayah di Indonesia untuk saling tingkatkan kerja sama antar provinsi se Indonesia.
''Bagaimana sesungguhnya ingin mengukur presisi mungkin capaian-capaian IKU (Indikator Kinerja Utama, Red) dari RPJMD, menjadi penting untuk mengukur kinerja semua. Lalu kita lihat 9 Nawa Bhakti Satya, ada Jatim Sejahtera dan Jatim Harmoni. Apa Artinya? Kita ingin secara konsisten seluruh pertumbuhan yang ingin diraih akan memberikan signifikasi terhadap penurunan kemiskinan. Seluruh pertumbuhan yang kita ingin raih akan bisa membuka lapangan kerja secara signifikan," tegas Khofifah. (agp/udi)



Loading...