IGGI Harapkan Pemimpin Muda Tampil

Jumat, 18 Oktober 2019

Jumat, 06 Sep 2019, dibaca : 310 , mp, nug

MALANG  -  Ikatan Gus-Gus Indonesia (IGGI) menilai, sosok calon Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) dalam Muktamar mendatang harus lebih sukses lagi dalam melahirkan pemimpin-pemimpin NU yang hebat.
Ketua Umum IGGI Dr. KH.Ahmad Fahrur Rozi menyatakan, kepemimpinan Prof Dr KH Said Agil Siraj selama dua periode dan menjelang berakhir  telah berlangsung dengan baik. Kiai Said Agil, telah menorehkan kesuksesan di berbagai bidang, meneguhkan jati diri Aswaja dan kemajuan dalam bidang pendidikan dengan pendirian universitas NU se-Indonesia.
‘’Pemimpin yang baik harus mampu  melahirkan pemimpin baru dengan melakukan  regenerasi yang baik. Meneladani Nabi Muhammad SAW yang telah sukses melahirkan pemimpin-pemimpin hebat. Dan calon Ketua PBNU harus seperti itu,’’ tegas Gus Fahrur dalam siaran pers  kepada Malang Post, Jumat (6/9) kemarin.
Wakil Ketua  PWNU Jatim ini menambahkan, langkah berikutnya adalah proses kaderisasi pucuk kepemimpinan NU di masa lalu dapat menjadi contoh yang bagus. Ketika Gus Dur berakhir  digantikan alm Dr KH Hasyim Muzadi dan setelahnya KH Hasyim Muzadi dilanjutkan Prof. KH Said Agil Siraj.
‘’ Disaat Gus Dur hampir tidak terlihat tokoh sekaliber beliau. Seakan tidak ada yang layak menggantikannya. Namun ternyata tampil KH Hasyim muzadi yang sukses memimpin NU dengan sangat baik,  santun dan sejuk. Bahkan  lebih maju ke kancah internasional  sehingga terbentuk jaringan PCINU internasional di berbagai negara dan melahirkan ICIS : International Conference of Islamic Scholar (Konferensi Sarjana Islam internasional),’’ beber Pengasuh Ponpes Annur 1 Bululawang Malang ini.
Gus Fahrur melanjutkan, dalam ICIS saat itu KH Hasyim Muzadi diangkat menjadi  sekjennya. Setelah dua periode menjabat ketum PBNU beliau tidak berkenan maju kembali untuk ketiga kalinya dan tampil  Prof Dr KH Said Agil Siraj hingga saat ini.
‘’Menurut almarhum Prof Dr KH Tholchah Hasan,  waktu dua periode sudah sangat cukup untuk melakukan kaderisasi dan melahirkan pemimpin baru,’’ tegasnya.
Lebih lanjut, Gus Fahrur menyatakan IGGI mengharapkan tampil  pemimpin muda NU dalam muktamar mendatang yang berkomitmen  meneguhkan NU sebagai ormas islam berfaham Aswaja yang moderat, toleran, dan selalu memperkuat tiga ukhuwah, yakni Ukhuwah Islamiyah (persaudaraan Islam), Ukhuwah Wathaniyah (persaudaraan sebangsa dan setanah air), dan  Ukhuwah Insaniyah (persaudaraan sesama umat manusia). (nug)



Loading...