IMB Dihapus, Pemkab Siap Menerapkan

Jumat, 18 Oktober 2019

Senin, 23 Sep 2019, dibaca : 963 , udi, ira

MALANG - Rencana pemerintah pusat menghapus Izin Mendirikan Bangunan (IMB) mendapat respon Pemerintah Kabupaten Malang. Bahkan, Pemkab Malang siap menerapkan jika memang keputusan pusat. "Kalau memang itu keputusan pusat, daerah harus mengikuti. Tidak bisa membanntah, apalagi membangkang. Jika memang itu keputusan pusat harus diikuti," kata Bupati Malang, H M Sanusi.
Dihubungi Malang Post, mantan Ketua Fraksi Kebangkitan Bangsa (FKB) DPRD Kabupaten Malang ini mengaku belum tahu rencana tersbeut. Namun demikian, dia tidak memahami alasan pemerintah menghapuskan IMB. "Kalau katanya mengganggu atau menghambat investasi,. Tapi ya itu sekali lagi karena ini merupakan keputusan dari pusat, kami harus mengikuti," tambahnya.
Dia menyebutkan, daerah tidak bisa menolak atau melawan penghapusan IMB. Alias harus mengikuti dan mentaati.
Apakah IMB menghambat investasi? Sanusi tidak menjawab. Tapi yang jelas, pihaknya terus melakukan inovasi terkait tentang perizinan terutama untuk izin mendirikan bangunan. "Sebelumnya kami memiliki rencana membangun kantor terpadu untuk masalah perizinan di kantor terpadu tersebut, semua perizinan dapat diproses, sehingga perizinan tidak ribet dan cepat selesai," tambahnya.
Ditanya untuk menghalau bangunan liar saat IMB dihapuskan, Sanusi sangat tegas. Pihaknya segera membuat aturan yang memuat tentang tata ruang kota. Dengan begitu, dia yakin, tidak ada warga melanggar. "Nanti ada Satpol PP yang melakukan pengawasan dan penindakan jika ada warga yang melanggar mendirikan bangunan," tandasnya. (ira/udi)



Loading...