Kejar Adipura, ASN Bersihkan Pasar

Jumat, 18 Oktober 2019

sabtu, 10 Mar 2018, dibaca : 424 , cilog, rista

BATU - Mengejar penilaian tahap dua Adipura, Pemkot Batu mengerahkan ASN untuk bersih-bersih, Jumat (9/3) pagi, kemarin. Aksi bersih-bersih ini dilakukan pada beberapa titik pantau penilaian Adipura. Lokasi itu misalnya pasar, terminal, kawasan permukiman, Alun-Alun Batu hingga jalan-jalan utama. Jalan Patimura, Sultan Agung, Diponegoro, Gajahmada dan Sudirman tidak luput dari pembersihan. Sasaran pembersihan adalah saluran air, rumput, gulma serta sarana dan prasarana umum. Pemkot Batu juga menambahkan sarana prasarana kebersihan seperti tempat sampah. Ada juga penambahan taman dan pohon hias. Target adalah lingkungan bersih, terutama pasar. Kami ingin pasar itu rapi bersih, jadi tidak hanya ingin mengejar adipura sebenarnya. Kami mencoba, bersih-bersih nantinya melibatkan pedagang pasar, ujar dr Endang Triningsih, Asisten Administrasi Pembangunan dan Kesejahteraan Rakyat Pemkot Batu. Kebersihan, menurut Endang tidak bisa hanya menggerakkan pegawai, karena sifatnya momentum. Kebersihan itu harus menjadi budaya, tidak bisa satunya membersihkan, tapi satunya membuang sampah karena sudah merasa membayar retribusi sampah. Endang prihatin melihat kondisi pasar yang kotor. Mereka harus paham kebersihan. Kalau lingkungan kotor, makanan yang dijual pun tercemar. Kami berharap, mampu membuat master plan penataan pasar, ujarnya. Kegiatan bersih-bersih ini, menurut Endang hanya kegiatan partisipasi dari ASN. Sementara keterlibatan pedagang tidak terkondisikan dalam bersih-bersih kemarin. Seharusnya menjadi kerutinan yang menjadi budaya, hingga muncul kesadaran kalau mereka membuang sampah merugikan mereka sendiri, bukan mereka berpikir kalau membuang sampah ada yang membersihkan , jadi edukasi belum kena, tegas Endang. Sementara itu Sugik, salah satu pedagang pasar mengatakan, setiap hari mereka sudah membayar retribusi pasar. Meski demikian, mereka selalu membersihkan lokasi tempat sebelum dan sesudah berjualan. Kami mulai berjualan pukul 01.00 dini hari, berakhir sekitar pukul 08.00. Kami selalu bersihkan sekitar tempat kita berjualan sebelum dan sesudah berjualan, terang Sugik. Meskipun demikian ia mengakui kalau selama ini belum pernah pedagang menggelar kerja bhakti untuk membersihkan areal pasar.



Loading...