Kirab Budaya Diberangkatkan Bupati, Peserta MBF Bebas Perform

Selasa, 22 Oktober 2019

  Follow Us

Sabtu, 28 Sep 2019, dibaca : 708 , udi, ira

KEPANJEN - Kirab Budaya yang menjadi rangkaian Malang Beach Festival (MBF) ke-3 bakal berlangsung meriah. Selain diikuti lebih dari 80 kontingen, event yang digelar Dinas Pariwisata dan Kebudayaan dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-1259 Kabupaten Malang ini juga dimeriahkan dengan perform dari masing-masing kontingen. Sesuai jadwal, masing-masing kontingen akan tampil maksimal 4 menit di depan panggung kehormatan.
Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Malang, Dr Made Arya Wedanthara SH, M.Si, mengatakan, kirab budaya tersebut digelar di Jalan Lintas Barat (Jalibar) Kecamatan Kepanjen. Seluruh peserta akan menempuh jarak sekitar 800 meter. "Start mulai pukul 13.00. Diawali dengan pawai mobil hias," kata Made.
Pria asal Bali ini menambahkan, peserta akan diberangkatkan oleh Bupati Malang, H.M Sanusi. "Siang pawai mobil hias dulu. Malam harinya dilanjutkan dengan atraksi budaya. Masing-masing kontingan akan memberikan penampilan terbaiknya, dan mereka akan perform di depan panggung kehormatan," ungkapnya.
Made memilih atraksi budaya digelar malam hari, bukan hanya untuk mengubah mainset. Tapi berusaha menjadikan event ini tambah meriah. Apalagi selama para berjalan, ada permainan lampu warna-warni. "Kami ingin suasana tambah meriah. Ini menjadi salah satu bukti, bahwa Kepanjen yang menjadi ibu kota Kabupaten Malang hidup di malam hari," tambahnya.
Made mengatakan, kegiatan kirab budaya ini digelar di Jalibar, sebelumnya diadakan di kawasan pantai, sekarang dialihkan ke kawasan Kepanjen. "Tujuan utama Pak Bupati bagaimana meramaikan Kepanjen. Sudah menjadi kewajiban OPD ataupun ASN untuk meramaikan," ujarnya.
Soal persiapan, kata Made sudah hampir tuntas. Mulai dari titik start sampai dengan garis finish telah terpasang lampu, termasuk di panggung kehormatan sudah siap.  Di panggung kehormatan akan ditempati Bupati Malang H. M Sanusi bersama pejabat Forkopimda Kabupaten Malang. Event ini rencananya juga dihadiri Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Jawa Timur.
Made menyebutkan, kirab budaya ini sebagai salah satu upaya Disparbud Kabupaten Malang mendongkrak jumlah kunjungan wisata. Kegiatan ini diharapkan Made dapat masuk dalam agenda event Kementrian Pariwisata.
Sementara itu, event kirab budaya ini disambut antusias Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Cipta Karya (DPKPCK) Kabupaten Malang. Di event kirap budaya ini, pihaknya menurunkan beberapa mobil hias. Masing-masing mobil mengusung tema pelayanan kepada masyarakat. "Kami sangat mengapresiasi event Kirab Budaya. Karena itu, kami menampilkan dua mobil dengan tema bedah rumah plus-plus dan taman, serta armada motor tangki untuk penyiram taman," kata Kepala DPKPCK Kabupaten Malang, Dr Ir Wahyu Hidayat, MM.
Sementara Camat Dau, Eko Margianto mengatakan, event Kirab Budaya yang digelar Disparbud di Jalibar Kepanjen, pihaknya menurunkan kesenian perkusi Rampak Macanan. Kesenian milik warga Dau ini dipastikan meriah. "Teman-teman sudah berlatih, Insya Allah siap mengikuti event Sabtu (28/9)," tandas Eko. (ira/udi)



Selasa, 22 Okt 2019

Sumberbrantas Seperti Desa Mati

Loading...