Koramil Jabung Beri Pelatihan Tanam Media Polybag

Selasa, 22 Oktober 2019

  Follow Us

Jumat, 20 Sep 2019, dibaca : 387 , udi, fino

MALANG - Memanfaatkan lahan sempit yang berada di sekitar markas, anggota Koramil 0818/ 23 Jabung mengembangkan budidaya sayur mayur menggunakan polybag. Anggota Koramil 0818/ 23 Jabung, Sertu Heri Purnomo memberikan pelatihan kepada mahasiswa Unisma yang melaksanakan KKN di wilayah Kecamatan Jabung.
Heri menjelaskan, markas Koramil 0818/ 23 Jabung yang memiliki halaman atau lahan yang sempit, bukanlah halangan untuk menanam atau menghijaukan satuan. Melalui pola tanam menggunakan polybag, Koramil Jabung dapat mengembangkan tanaman sayuran yang tidak kalah banyak dan bagusnya dibandingkan dengan ditanam di kebun-kebun.
Danramil 0818/ 23 Jabung Kapten Arh Salim Moch Kasim, memberikan motivasi kepada mahasiswa yang belajar pola tanam di Polybag untuk dapat dikembangkan di wilayah dimana para mahasiswa yang melaksanakan KKN. Termasuk, di desa-desa tempat mereka bertugas, untuk dapat di aplikasikan kepada masyarakat.
Pola tanam polybag dilakukan sebagai upaya mengatasi keterbatasan lahan yang tersedia. Namun dalam perkembangannya di lapangan, bercocok tanam dengan menggunakan polybag memiliki nilai tersendiri. Sehingga, selain bisa menikmati hasilnya, tanam polybag memberikan nilai estetika di sekitar halaman markas.
"Dari pelatihan yang kami laksanakan bersama mahasiswa, diharapkan dapat diterapkan oleh masyarakat sekitarnya, sehingga ini akan dapat digunakan sebagai cadangan logistik di wilayah atau sebagai penunjang program Ketahanan Pangan (Hanpangan) yang di programkan oleh pemerintah," ucap Danramil Jabung.
Menurutnya,  upaya penanaman menggunakan polybag merupakan salah satu cara untuk memperkecil ketergantungan terhadap pasar dan menghemat biaya belanja keluarga. Karena, menurut dia, tanamannya dapat dimanfaatkan masyarakat untuk kebutuhan sehari-harinya.
 Demplot (Demontration Plot/ atau lahan percontohan) ini lebih menghemat tempat karena dilakukan di polybag, sehingga masyarakat yang tidak memiliki lahan luas bisa memakai cara ini, serta selain itu dapat bermanfaat sebagai tanaman hias yang berguna untuk memperindah halaman rumah tinggalnya," katanya.
"Kami berharap melalui demplot ini bisa menjadi percontohan yang mampu dimanfaatkan dan dikembangkan di wilayah desanya. Sehingga mampu mendukung program swasembada pangan," pungkasnya. (fin/udi)



Loading...