MalangPost - Lahan SMAN 3 Batu Seharga 8M

Minggu, 09 Agustus 2020

  Mengikuti :

Lahan SMAN 3 Batu Seharga 8M

Jumat, 10 Jul 2020, Dibaca : 3363 Kali

BATU  - Kepala Inspektorat Pemkot Batu, Eddy Murtono membeberkan soal pengadaan lahan SMAN 3 Batu di Desa Sumbergondo Kecamatan Bumiaji yang saat ini sedang diselidiki Kejaksaan Negeri Batu.

Menurut Eddy Murtono, pengadaan lahan SMAN 3 itu luasnya sekitar 8000 meter. Sedangkan besaran harganya sekitar Rp 8 miliar. "Ya, besaran harganya sekitar Rp 8 miliar sekian,’’  papar Eddy Murtono.

 

Terkait pengadaan lahan SMAN 3 Batu, diakui Eddy saat ini dalam penyelidikan kejaksaan. Ia sendiri sudah dimintai keterangan di Kejaksaan Negeri Batu.

"Saya sudah pernah dipanggil oleh Kejaksaan Negeri Batu. Ya karena pada saat itu saya menjabat di bagian BPKAD Pemkot Batu,"ungkap Eddy Murtono yang pernah menjabat Kepala BPKAD Pemkot Batu.

 

Sebagaimana diberitakan, Kejari Kota Batu sedang melakukan penyelidikan terkait dugaan mark up pengadaan tanah SMAN 3 Batu di Desa Sumbergondo, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu. Pengadaan lahan itu terjadi pada tahun 2014.

Luas lahan sekitar 8.500 meter. Anggaran pengadaan lahan tersebut bersumber dari APBD Kota Batu sebesar Rp 14 miliar.

Untuk pengumpulan bahan penyelidikan, kejaksaan telah memeriksa Sekretaris Desa (Sekdes) Sumbergondo, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, Sutrisno.

‘’Saya sudah dimintai keterangan oleh penyidik Kejaksaan.Pihak desa tidak mengerti dan hanya sebatas ketempatan sosialisasi saja di kantor desa. Saya hanya dimintai keterangan batas tanah dan penggarap tanah saat itu siapa,"tuturnya.

Dijelaskan, tim Kejaksaan Batu sudah turun lapangan untuk mengecek lahan. ‘’Saya diminta menunjukan batas-batasnya dan siapa penggarap tanah, saat itu," terangnya.

 

Tanah tersebut kata dia, sebelumnya milik leluhur dari Sutrisno dan H Sueb. Kemudian tanah berpindah tangan dan terakhir dimiliki warga Kota Malang. ‘’Namanya Bu Maria Sigit,"tutur Sutrisno.

Sutrisno mengaku tidak pernah mengenal Maria Sigit. Nama Maria Sigit itu muncul setelah pihak Pemkot Batu melakukan sosialisasi terkait rencana pembangunan gedung SMAN 3. "Ya hanya sebatas itu yang saya ketahui dan tanah itu sudah bersertipikat dan tidak melibatkan pihak desa,"terang Sutrisno.

Ditanya harga tanah pada tahun 2014, menurut Sutrisno sekitar Rp 500 ribu atau dibawah Rp 1 juta per meter. ‘’Saat itu saya tahunya di lahan itu ada 7 petak  atau 7 bidang,"ungkapnya. (san)

Editor : Redaksi
Penulis : Hasan