Malang Post Salurkan Bantuan Pengungsi Sumberbrantas | Malang Post

Selasa, 12 November 2019 Malang Post

  Follow Us


Selasa, 22 Okt 2019, dibaca : 480 , bagus, fino

MALANG - Direktur sekaligus Pemred Malang Post, Hj Dewi Yuhana, mendatangi posko pengungsi Rumah Dinas Wali Kota Batu, Senin malam, untuk menyerahkan bantuan. Hana, sapaan akrabnya, didampingi redaktur Lailatul Rosida dan Kepala Biro Malang Post Kota Batu, Febri Setyawan, membawa dua kardus besar pampers.
“Kami membawa pampers untuk anak-anak, dan pampers untuk orangtua, karena kami mendengar kebutuhan anak-anak seperti pampers cukup mendesak,” ujar Hana. Setibanya di Rumah Dinas Wali Kota Batu, tim Malang Post disambut petugas posko yang standby 24 jam untuk mengawal para pengungsi.
Dua kardus besar berisi pampers ini, diharapkan bisa membantu memudahkan kehidupan para pengungsi, terutama anak-anak dan lansia. Hal ini tidak ditampik oleh para petugas posko. Menurut mereka, kebutuhan yang mendesak berkaitan dengan sembako, anak-anak, lansia serta obat-obatan.

Baca Juga : Badai Terjang Kota Batu, 1 Meninggal 1216 Warga Tiga Desa Mengungsi


Bantuan yang datang, sebagian berupa makanan matang siap makan. Padahal, kebutuhan mendesak adalah bahan makanan mentah, yang bisa diolah untuk keesokan hari. Usia makanan siap makan terlalu pendek, untuk ditandon bagi kebutuhan posko ke depan. Sehingga, barang yang tahan lama, lebih diprioritaskan saat ini.
Yossi Hendrawan, petugas posko Rumdin Wali Kota Batu, berterimakasih dan bersyukur atas bantuan yang diberikan oleh Malang Post. “Kami berterimakasih atas bantuan Malang Post. Barang-barang yang diperlukan ini, akan disalurkan kepada pengungsi yang membutuhkan,” tandasnya.
Sementara itu, selain kebutuhan logistik, trauma healing atau pemulihan kondisi psikologis, juga diberikan kepada anak-anak para pengungsi di Rumdin Wali Kota Batu. Anak-anak muda, gabungan dari Yatim Mandiri Malang, PC IPPNU Kota Batu, serta Gusdurian, berkumpul dengan anak-anak pengungsi di balai Rumdin Wali Kota Batu.
Anak-anak diajak bermain, untuk memulihkan trauma kepanikan ketika bencana kali pertama menyerang masyarakat Sumberbrantas dan sekitarnya. “Tujuan kami datang ke sini adalah membantu trauma healing. Karena adik-adik ini gak ngerti mereka ada di sini karena apa. Kami upayakan, walaupun pindah tempat di pengungsian, mereka bisa tetap happy,” ujar Linda Setianing Tanti, relawan, kepada Malang Post.
Dia mengungkapkan, para relawan sudah bergerak untuk membantu di kawasan posko sejak BPBD Kota Batu membikin pemusatan pengungsi. Relawan berkumpul terlebih dahulu, lalu disebar ke berbagai posko untuk membantu pengungsi. Linda mengungkapkan sebelum ini para relawan tidak pernah saling kenal.
“Kami kenalnya ya di sini. Harapan kami, adik-adik di sini bisa happy,” tutupnya.(eri/fin/ary)



Loading...