MalangPost - Mergosono Lockdown, Bunulrejo Mulai Buka

Minggu, 09 Agustus 2020

  Mengikuti :

Mergosono Lockdown, Bunulrejo Mulai Buka

Jumat, 10 Jul 2020, Dibaca : 5004 Kali

MALANG - Angka masyarakat terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Malang terus terkerek naik. Hingga Selasa (8/7/2020), warga Kota Malang yang terkonfirmasi positif Covid-19 mencapai 305 orang, dengan rincian meninggal 24 orang, sembuh 78 dan dirawat 203.

Tentu saja ini sangat memprihatinkan. Apalagi, belakangan muncul klaster baru, yakni klaster keluarga di kawasan Mergosono dan Bunulrejo.

 

Informasinya, belum lama ini Polresta Malang Kota menyarankan adanya lockdown lokal alias Pembatasan Sosial Berskala Lokal (PSBL) terhadap dua wilayahitu. Hal inijuga sempat menjadi pembahasan dalam Rapat Koordinasi (Rakor) bersama dengan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Malang pada Rabu (8/7/2020) malam.

 

Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Leonardus Simarmata, menyampaikan permohonan lockdown lokal, dan Kelurahan Mergosono sudah menindaklanjuti dengan mengadakan rapat bersama dengan forum komunikasi kecamatan. Hasilnya PSBL akan diberlakukan beberapa hari ke depan.

Apabila nanti diberlakukan, PSBL itu tidak di seluruh wilayah RW di Kelurahan Mergosono. Namun, hanya di wilayah tertentu yang banyak angka terkonfirmasi positifnya.

Terkait PSBL ini, konsekuensinya harus ada asupan sembako dan makanan primer terhadap wilayah itu. Demikian juga, warga yang akan memasuki kawasan itu juga  dibatasi. Yang boleh keluar masuk hanya warga yang memiliki KTP setempat, dan yang berasal dari luar tidak diizinkan. TNI/Polri akan membantu menjaga.

 

Sebelum pelaksanaan, wilayah setempat juga harus memikirkan warganya yang memiliki pekerjaan. Sebab, lockdown lokal itu akan diberlakukan selama 14 hari. Warga yang bekerja juga harus memberitahukan ke instansinya bahwa wilayahnya kena PSBL.

Camat Blimbing, Muarif, ketika dikonfirmasi apakah ada wilayah Keluarahan Bunulrejo yang akan di-PSBL, menyatakan tidak ada. Justru jalan di kawasan  Bunulrejo yang sejumlah warganya lalu terapapar Covid-19 kini sudah dibuka.

“Alhamdulillah Jalan Binor, Bunulrejo, sudah dibuka setelah ditutup 14 hari. Meski begitu, tetap kami evaluasi dan masyarakat yang masih positif tetap menjalani isolasi mandiri,” jelas Muarif. 

 

Darimana para warga yang menjalani isolasi mandiri dapat makanan, menurut Muarif, dari gotong royong masyarakat setempat. “Kami maksimalkan RW tangguh maupun kampung tangguh,” jelasnya.

Kabag Humas Pemkot Malang, Nur Widianto, ketika dikonfirmasi rencana PSBL Mergosono menegaskan, dalam pertemuan Forpimda itu agendanya adalah perkenalan Danrem Bhaladika Jaya yang baru. Dalam perekenalan itu, Danrem ingin mengetahui perkembangan Covid-19 di Malang Raya. Karena itu, Wali Kota Malang Sutiaji, Walikota Batu Dewanti Rumpoko dan Pj Sekda Kabupaten Malang Wahyu Hidayat memberikan paparan kondisi Covid-19 di  masing-masing wilayahnya.

“Jadi dalam pertemuan itu tidak ada pembahasan PSBL Mergosono. PSBL Mergosono merupakan permintaan dari warga. Kami hanya menindaklanjuti keinginan dari warga, dan inforamsainya efektif mulai dilakukan Jumat (10/7/2020),” tandas Nur Widianto.

 

Walikota Malang, Sutiaji, juga menyatakan bahwa PSBL Mergosono merupakan inisiatif warga. “Mungkin efektif mulai Jumat (10/7/2020), dan untuk leboh teknisnya bisa ditanyakan ke camat,” pungkas Sutiaji.(ekn)

Editor : Redaksi
Penulis : Malang Post