Mobil Ekspedisi Disikat Mantan Karyawan

Selasa, 22 Oktober 2019

  Follow Us

Senin, 23 Sep 2019, dibaca : 513 , Halim, fino

MALANG – Ulah oknum mantan karyawan perusahaan ekspedisi pengiriman barang ini sudah kelewatan. Mohammad Herman, 28, warga Jabung Kabupaten Malang ini nekat menggandakan kunci dari mobil ekspedisi kantornya. Dia lalu melarikan mobil itu sebelum akhirnya ditangkap Satreskrim Polres Malang Kota.
Dari informasi yang dihimpun, sebelum melakukan aksi pencuriannya, tersangka memakai alibi mengantarkan barang ke lokasi tujuan yang sudah ditentukan. Namun di tengah perjalanan, tersangka mampir ke tukang kunci untuk menggandakan kunci mobil ini. Setelah selesai membuat duplikat, Herman kembali ke kantor seperti biasa.
Korban bernama Arif Cahyono, 37, warga Jalan Candi Kecamatan Sukun, memarkir mobil tersebut di halaman ruko tempat kerjanya pada 29 Juli 2019 pukul 17.00. Setelah itu, dia pulang ke rumah. Sampai tengah malam, yaitu Selasa, 30 Juli 2019, pukul 01.00, mobil Isuzu ST 150 nopol N 8487 CB, masih terparkir di depan kantor ekspedisi.
Tak lama, pelaku yang merupakan oknum karyawan di situ muncul. Dia memakai kunci palsu yang sudah diduplikasi di tukang kunci. Setelah memastikan kondisi aman, dia langsung membuka pintu mobil, dan melarikan mobil ekspedisi ini. Aksi tersangka sudah terekam CCTV.
Aksi pencuriannya juga viral di media sosial. Selama dua bulan, tersangka bersembunyi dan akhirnya membikin kecurigaan perusahaan tempatnya dulu bekerja. Laporan polisi pun dibuat. Penyelidikan diintensifkan oleh Satreskrim Polres Makota. Selincah-lincahnya tupai melompat, akan jatuh juga.
Begitu juga, pelaku kejahatan, akan menerima balasannya. Polisi berhasil melacak keberadaan Herman di awal September. Dia dibekuk di Jalan Jaksa Agung Suprapto. Polisi menyita barang bukti, yaitu mobil yang sudah dipalsukan plat nomornya, dari N 8487 CB ke L 1724 NE. Herman digelandang ke Polres Malang Kota.
Kunci duplikat menjadi barang bukti yang akan menjerat tersangka ke penjara. Kapolres Malang Kota AKBP Dony Alexander mengungkapkan, tersangka Herman dibekuk dan saat ini sedang menjalani proses hukum untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. “Dia dijerat pasal 363 KUHP tentang pencurian pemberatan, ancaman hukuman 5 tahun penjara,” tutupnya.(fin/lim)



Minggu, 20 Okt 2019

Jual HP di Facebook Ditangkap

Loading...