Peringati Harganas, Sanusi Ajak Bangun Keluarga Sejahtera dan Mandiri

Jumat, 18 Oktober 2019

Selasa, 03 Sep 2019, dibaca : 444 , Udi, ira

MALANG - Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke XXVI tahun 2019 digelar di Lapangan Desa Bayem, Kecamatan Kasembon, Kabupaten Malang. Kegiatan yang menjadi rangkaian Hari Jadi ke-1259 Kabupaten Malang ini dihadiri Plt Bupati Malang H M Sanusi. Didampingi sang istri, Anis Zaidah, Sanusi mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.
Dalam sambutannya, Sanusi mengatakan, bahwa peran aktif masyarakat sangat dibutuhkan. Tertutama dalam mewujudkan pembangunan Kabupaten Malang yang lebih baik. Tanpa adanya dukungan dari masyarakat, menurutnya, pembangunan tidak akan berjalan. "Suksesnya kegiatan ini menjadi wujud nyata adanya peran aktif masyarakat. Dan ini tidak boleh hilang, dan harus terus dikembangkan," ungkapnya.
Sanusi memaparkan, keluarga sebagai unit terkecil dalam struktur masyarakat. Keberadaannya  memiliki peran strategis dalam menentukan keberhasilan pembangunan bangsa. Terwujudnya   keluarga bahagia, tambah Sanusi, adalah sejahtera dan mandiri. "Itu menjadi harapan bangsa. Keluarga yang menjadi unit terkecil di masyarakat, bisa hidup sejahtera, mandiri dan bahagia," tambahnya.
Dia setuju dengan tema yang diusung, yaitu Cinta Keluarga Cinta Terencana. Melalui tema tersebut, Sanusi mengajak, masyarakat untuk bersama-sama memupuk dan memelihara  kesetiakawanan, kasih sayang dan solidaritas, dalam pembangunan kependudukan, keluarga berencana dan pembangunan keluarga. "Tujuannya untuk mewujudkan keluarga berkualitas dan mandiri yang menjadi tumpuan masa depan bangsa dimasa mendatang," tuturnya.
Dalam kegiatan tersebut, Sanusi memberikan pujian kepada panitia. Karena kegiatan itu betul-betul dikemas apik dan sangat matang. Tidak hanya panggungnya yang bagus, tapi juga rangkaian acaranya menarik.
Ada pemutaran video tentang hal-hal baik sehingga bisa dicontohkan kepada lainnya. Oleh Allah SWT, diajarkan untuk membina keluarga agar terhindar dari cobaan. "Hartanya banyak, tetapi keluarga terpecah belah, pasti tidak nyaman. Lebih baik harta cukup, namun keluarga sejuk dan sejahtera. Itulah idaman semua keluarga," urai alumni IAIN Malang (sekarang UIN Maliki) ini.
Selain itu, banyak keluarga gagal, karena dampak perceraian, salah satunya akibat perselingkuhan. Karenanya, Sanusi menekankan agar masyarakat tidak melakukan hal itu.  
Hadir dalam Harganas itu, perwakilan BKKBN Provinsi Jatim Yen Rizal Makmur, dan sejumlah pimpinan OPD dan Camat se Kabupaten Malang. (ira/udi)



Loading...