Pimpinan Definitif Dilantik, Dewan Bahas Wabup

Selasa, 22 Oktober 2019

  Follow Us

Selasa, 24 Sep 2019, dibaca : 432 , udi, ira

KEPANJEN - Empat Pimpinan definitif DPRD Kabupaten Malang akan dilantik Kamis (26/9). Empat pimpinan definitif tersebut, yakni ketua dari PDIP, yaitu Didik Gatot Subroto, dan tiga wakil, masing-masing dari PKB, Ir Kholiq, dari Partai Golkar, Miskat dan dari Partai NasDem, Shodikul  Amin.
Sekretaris DPRD Kabupaten Malang, Helijanti Oentari mengatakan, para pimpinan ini akan dilantik secara definitif oleh Ketua Pengadilan Negeri Kepanjen, Sudar, SH. "SK sudah keluar hari ini. Rencananya akan dilakukan penetapan dan pelantikan Kamis (26/9), di ruang Sidang DPRD Kabupaten Malang," ungkap Heli.
Mantan kepala Disperindag Kabupaten Malang ini menyebutkan, setelah pelantikan, para pimpinan definitif langsung menggelar beberapa kegiatan. Diantarannya, rapat Paripurna untuk penetapan Alat Kelengkapan Dewan (AKD), penetapan tatib DPRD dan beberapa agenda lainnya. "Penetapan AKD diantaranya komisi, Banleg, Banmus, akan dilakukan di hari yang sama," tambah wanita berjilbab ini.
Dia mengatakan, setelah semuanya terbentuk dan ditetapkan, anggota DPRD Kabupaten Malang dapat melaksanakan tugas sesuai dengan fungsinya. "Tahapannya memang demikian. Kegiatan dapat dilakukan setelah semuanya terbentuk," tandasnya.
Sementara itu, Ketua Sementara DPRD Kabupaten Malang, Didik Gatot Subroto, usai ditetapkan dan di lantik nanti, pihaknya akan bekerja keras. Tidak hanya mengerjalan tugas sesuai dengan fungsinya. DPRD langsung menggelar rapat, terkait dengan pengisian jabatan Wakil Bupati Malang sisa masa jabatan 2016 - 2021.
Dijelaskan Didik, sebelumnya sudah melakukan koordinasi dengan fraksi fraksi yang menjadi partai pengusung pasangan H Rendra Kresna dan H M Sanusi dalam Pilkada 2015 lalu. "Harapannya setelah kami dilantik nanti, partai pengusung sudah mengusulkan nama-nama calon yang menduduki jabatan wakil bupati," ungkapnya.
Mantan Kepala Desa Tunjungtirto ini menyebutkan, setelah alat kelengkapan dewan terbentuk, pihaknya membentuk panitia pemilihan. Melalui panitia pemilihan tersebut, partai pengusung dapat mengajukan minimal 2 nama calon. "Panitia inilah yang nanti berperan. Mereka akan memilih dua nama calon atau lebih itu," tambah mantan Ketua Forkades Kabupaten Malang.
Setelah mendapatkan hasil satu nama, DPRD berkirim surat ke Gubernur Jatim melalui Bupati Malang. "Surat itu oleh Gubernur dilanjutkan ke Kemendagri untuk kemudian diproses," ungkapnya.
Dia yakin, jika partai pengusung bergerak cepat, maka wakil bupati Malang pun dapat segera terpilih. "Bolanya saat ini di tangan partai pengusung. Kami hanya berperan untuk menyeleksi, setelah terpilih, nama calon itu akan diusulkan ke Gubernur melalui Bupati Malang lebih dulu, untuk kemudian dilanjutkan ke Kemendagri.. "Prosesnya sama seperti pelantikan bupati. Diusulkan dulu, baru kemudian dilakukan pelantikan," urainya.
Setelah pembahasan Wabup, tambah Didik, seluruh anggota DPRD melakukan fungsinya. Yaitu pengawasan, penganggaran, dan pembentukan Perda. "Ada beberapa Perda yang belum selesai dibahas beberapa waktu lalu, akan dibahas setelah pimpinan definitif di lantik. Kami berharap Perda yang diusulkan tahun ini dapat selesai tahun ini juga," tandasnya. (ira/udi)



Loading...