Pimpinan Dewan Fokus Wabup

Jumat, 18 Oktober 2019

Jumat, 27 Sep 2019, dibaca : 438 , bagus, agung

Target Pertama Setelah Resmi Dilantik
MALANG-Empat pimpinan definitif DPRD Kabupaten Malang periode 2019 - 2024 resmi dilantik, Kamis (26/9) di ruang rapat paripurna. Pelantikan keempatnya dipimpin oleh Ketua Pengadilan Negeri Kepanjen, Sudar, SH. Fokus utama setelah dilantik adalah memilih Wakil Bupati Malang, sebagai pendamping Sanusi untuk melanjutkan masa jabatan 2016 - 2021.
Keempat pimpinan definitif adalah, Didik Gatot Subroto, dari PDI Perjuangan sebagai Ketua DPRD. Kholiq dari PKB sebagai Wakil Ketua I, Miskat dari Golkar sebagai Wakil Ketua II serta Shodikul Amin dari NasDem sebagai Wakil Ketua III.
"Dengan pelantikan pimpinan definitif DPRD Kabupaten Malang, saya harapkan ada gayung bersambut antara DPRD dengan bupati. Karena dewan dengan bupati adalah satu kesatuan sebagai pelaksana pemerintahan daerah untuk bisa saling bersinergi," terang Bupati Malang, Drs. H.M. Sanusi.
Dikatakannya, dengan saling bersinergi ke depan diharapkan bisa satu visi dan misi. Yakni, meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Malang. 
"Ada beberapa program yang belum tercapai sebelumnya. Di antaranya adalah penurunan angka kemiskinan, stunting serta kesenjangan tenaga kerja dengan banyak pengangguran yang belum signifikan. Karena itulah, nantinya kami akan bersama-sama untuk menurunkannya," jelas Sanusi.
Disinggung soal calon Wabup?. Sanusi mengatakan bahwa pemilihan Wabup adalah kewenangan DPRD. Namun ditegaskannya, siapapun yang nantinya dipilih oleh DPRD dan mendapat SK dari Mendagri, itulah wakil bupati yang akan mendampinginya.
Sementara, Didik Gatot Subroto, mengatakan pasca penetapan akan langsung berkoordinasi dengan Pemkab Malang untuk menyamakan konsep berpikir. Pertama yang akan diajak koordinasi adalah Bappeda, termasuk juga berdiskusi dengan Bappeda Provinsi Jatim atau Bappenas.
"Sehingga ketika nantinya ada program nasional terkait pembangunan, bisa secepatnya disinergikan dengan baik," ucap Didik.
Selain itu, Didik, mengatakan juga secepatnya menyelesaikan peraturan daerah (Perda) yang selama ini menjadi PR dan belum terselesaikan. Termasuk, meminta Sekretariat Dewan Kabupaten Malang menyelesaikan tata tertib dan alat kelengkapan dewan. Sekaligus penetapan Wakil Bupati Malang.
Terkait dengan pemilihan Cawabup, sampai kemarin belum ada usulan nama calon secara tertulis yang disampaikan bupati ataupun Parpol pengusung. Dewan memberi batasan waktu pengusulan dua nama Cawabup sampai tanggal 2 Oktober.
"Batas waktu pengusulan adalah 15 hari setelah turunnya surat dari Gubernur Jatim. Sehingga ketika dihitung, maka terakhir pengusulan calon Wabup pada tanggal 2 Oktober," jelas Didik.
Dari usulan tersebut, mekanismenya dewan akan segera membentuk panitia pemilihan. Selanjutnya tahapan berikutnya adalah menggelar rapat paripurna penetapan dua calon untuk dilakukan pemilihan. 
Sedangkan terkait usulan bupati untuk mengucurkan dana ekstra sebesar Rp 1,5 miliar untuk setiap desa, dilanjutkan Didik bahwa itu merupakan program lama dari tiga dinas pekerjaan umum (PU). Yakni Bina Marga, Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Cipta Karya, serta Dinas Pengairan. 
DPRD Kabupaten Malang, pastinya akan mendukung karena program itu adalah untuk pengentasan kemiskinan. Tetapi, pihaknya juga akan melakukan pengawasan secara terbuka.
"Intinya, supaya program bantuan dana ekstra tersebut, bisa bermanfaat sesuai dengan kebutuhan masyarakat banyak. Tetapi ketika nantinya dimanfaatkan untuk berpolitik, kami akan nenyetopnya," pungkas Didik Gatot Subroto.(agp/ary)  
 



Senin, 14 Okt 2019

Dewan Siap Revisi Perda CB

Loading...