Salah Pilih Eksekutor!

Selasa, 22 Oktober 2019

  Follow Us

Sabtu, 14 Sep 2019, dibaca : 3624 , parijon, stenly

MALANG – Kekecewaan dirasakan oleh pemain Arema FC. Kembali gagal menang di kandang sendiri karena ditahan imbang Borneo FC dengan skor 2-2. Hanif Sjahbandi dkk gagal mewujudkan target hasil positif, yang telah terjadi dalam dua laga berturut-turut, sejak pekan sebelumnya ditahan imbang oleh PSIS Semarang.
“Yang pasti dalam sepak bola kami ingin hasil positif di kandang. Sebagai perwakilan pemain, kami harus memperbaiki hasil di laga selanjutnya,” ujar Hanif Sjahbandi.
Pertanda bakal gagalnya Arema memenangkan pertandingan sebenarnya sudah terlihat sejak babak pertama. Salah satunya, tendangan penalti yang dieksekusi Sylvano Comvalius berhasil diblok penjaga gawang Nadeo Arga Winata. Selain itu, beberapa peluang emas juga digagalkan oleh pemain asal Kediri tersebut.
Lantas, upaya di babak kedua juga gagal. Praktis setelah dua gol di babak pertama, tidak ada gol tambahan yang dicetak anak asuh Milomir Seslija tersebut. Pergantian pemain dilakukan, seperti dengan menarik Rachmat Latief, Dendi Santoso dan Takafumi Akahoshi.
Arema berusaha merefresh tim dengan memasukkan Hanif Sjahbandi, Muhammad Rafli serta Sunarto. Menurutnya, usaha keras sudah dilakukan. Namun, Arema tetap kesulitan membuat gol terutama di babak kedua.
“Kami harus berusaha lebih keras lagi untuk selanjutnya. Kami juga harus belajar dari kesalahan ini,” papar dia.
Salah satu pelajaran bagi Arema adalah ketika menunjuk eksekutor penalti. Biasanya, Makan Konate merupakan eksekutor utama. Namun, pemain asal Mali itu telah menunjuk Arthur Cunha sebagai suksesornya. Hanya saja, dalam laga , Arthur absen dan memberikan peluang kepada Sylvano Comvalius.
“Terkait penalti, Konate memberikan kesempatan yang lain. Kalau ada Arthur, dia yang menendang. Lalu, kenapa Comvalius? Di Bali dia bagus dan banyak membuat gol, itu alasannya,” papar Pelatih Arema, Milomir Seslija.
Selain itu, terkait pergantian pemain, seperti menarik Aka yang sejatinya tampil apik, Milo mengakui karena ingin Arema tampil lebih menekan dengan memasukan M. Rafli. Selain itu, pemain asal Jepang tersebut ingin dijaga kondisinya agar fit di laga selanjutnya.
Hasil Pertandingan, membuat Arema hanya menambah satu poin  dari laga kandang. Arema kini tertahan di peringkat lima, dengan perolehan 27 poin dan tetap tertinggal 14 poin dari Bali United, pemuncak klasemen sementara. (ley/jon)



Selasa, 22 Okt 2019

Sumberbrantas Seperti Desa Mati

Loading...