Setelah Dilantik, Didik dan Kholiq Pimpinan Sementara DPRD

Jumat, 18 Oktober 2019

Jumat, 30 Agu 2019, dibaca : 840 , Udi, ira

MALANG – Sebanyak 50 Anggota DPRD Kabupaten Malang, Jumat (30/8) , secara resmi dilantik di ruang Sidang Paripurna DPRD Kabupaten Malang. Pelantikan anggota DPRD tersebut dipimpin oleh Ketua Pengadilan Negeri Kepanjen, Dr H. Sudar, SH.
Dalam pelantikan tersebut, para anggota Dewan periode 2019 -2024 ini, selain menandatangani berita acara pelantikan, juga mengucapkan sumpah janji jabatan. Para anggota DPRD Kabupaten Malang itu berjanji akan memenuhi kewajiban sebagai anggota DPRD dengan sebaik-baiknya dan seadil-adilnya, sesuai dengan Peraturan Perundang-undangan, dengan berpedoman pada Pancasila dan Undang-undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.
Selain itu, juga berjanji akan menjalankan kewajiban dan bekerja dengan sunguh-sunguh, demi tegaknya kehidupan demokrasi, serta mengutamakan kepentingan bangsa dan negara daripada kepentingan pribadi, seseorang, dan golongan.
Prosesi pelantikan dimulai dari mereka bersama-sama mendatangi ruang sidang paripurna. Awalnya para anggota DPRD Kabupaten Malang berkumpul di lantai satu. Sebagian dari mereka memilih transit ke ruang fraksi. Kemudian berjalan menuju ruang sidang paripurna yang berada di lantai dua gedung DPRD Kabupaten Malang, yang diiringi tiga penari lengkap dengan musik tradisional.
Baru setelah Sekretaris Dewan (Sekwan) Kabupaten Malang membacakan SK Gubernur, dan menyebut nama satu persatu, para anggota DPRD Kabupaten Malang maju. Seperti Hari Sasongko, Unggul Nugroho, dan Ir H Kholiq, yang awalnya duduk di kursi pimpinan dewan memimpin sidang paripurna, mereka langsung turun membaur bersama dengan anggota DPRD lainnya untuk mengikuti prosesi pelantikan.
Sekwan Helijanti Koentari juga membacakan surat keputusan untuk pimpinan sementara DPRD Kabupaten Malang, yaitu Ketua Didik Gatot Subroto, dan Ir H Kholiq, sebagai wakil ketua sementara, dan langsung menerima palu sidang dari Hari Sasongko.
. ”Tugas ketua dan wakil pimpinan sementara ini, pertama melakukan konsolidasi dengan partai dengan suara terbanyak untuk posisi pimpinan. Selanjutnya pimpinan sementara juga bertugas memfasilitasi partai untuk pembentukan alat kelengkapan DPRD Kabupaten Malang,’’ katanya
Menurut Didik, akan segera membuat surat ke masing-masing partai, terkait dengan pengisian komisi. ”Kalau semuanya sudah ada namanya, barulah penetapan ketua definitif dapat dilakukan. Dan saat ketua definitif sudah ada, diharapkan alat kelengkapan lainnya juga sudah ada. Sehingga begitu ketua definitif dilantik, langsung dapat bekerja,’’ ungkapnya.
Pelantikan ketua definitif biasanya dilakukan 10 hari setelah anggota DPRD dilantik. Sementara itu, Plt Bupati Malang H M Sanusi dalam pelantikan , berharap anggota DPRD Kabupaten Malang lebih inovatif dan kreatif. Selain itu, harus menampung aspirasi masyarakat. Sehingga pembangunan di Kabupaten Malang berjalan dengan baik, dan berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Sanusi berpesan, setelah dilantik dan terbentuk pimpinan definitif, para anggota DPRD melaksanakan tugas dengan baik. Bersama-sama eksekutif menyusun rencana APBD tahun 2020. ”Masih ada waktu untuk menyusun rencana APBD 2020. Makanya harus dikebut,’’ tandasnya. (ira/udi)



Loading...