Setiap Desa Bakal Dapat Dana Ekstra Rp 1,5 Miliar

Selasa, 22 Oktober 2019

  Follow Us

Selasa, 24 Sep 2019, dibaca : 3318 , udi, agung

MALANG - Pemerintah Kabupaten Malang akan menggelontor dana ekstra untuk 378 desa. Setiap desa akan mendapat kucuran dana sebesar Rp 1,5 miliar pada tahun 2020. Anggaran tersebut dimanfaatkan untuk pembangunan infrastruktur.
"Peruntukkan anggaran tersebut difokuskan untuk pembangunan. Bentuknya seperti apa, terserah desa," kata Bupati Malang, Drs. H. M. Sanusi, saat menghadiri acara Gema Desa di Kecamatan Sumberpucung, Selasa (24/9).
Saat ini, pihaknya masih melobi DPRD Kabupaten Malang. Sanusi berharap usulannya bisa disetujui dan bisa masuk dalam APBD tahun 2020 mendatang. Sehingga bisa secepatnya diperuntukkan untuk pembangunan desa.
Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini, mengatakan anggaran tersebut diluar dana desa (DD) dan alokasi dana desa (ADD). Meski demikian, Sanusi berharap supaya anggaran tersebut, benar-benar difokuskan untuk kegiatan yang dapat meningkatkan perekonomian masyarakat.
"Pemanfaatannya bisa untuk pengembangan pariwisata, jalan, ataupun industri kreatif. Tetapi implikasinya harus bermanfaat untuk mengangkat perekonomian dan kesejahteraan masyarakat," tegasnya.
Ditambahkan Sanusi, setiap pemerintah desa maupun kecamatan, masih banyak program pembangunan yang masih menjadi PR. Banyak potensi wisata maupun ekonomi di setiap daerah yang perlu digali lagi. Menurutny, daerah yang memiliki wisata lokal, supaya tidak berpuas diri, sebagai wisata penyangga atau alternatif. Tetapi bagaimana bisa menjadikan destinasi wisata yang menjadi jujugan wisatawan.
"Seperti di Kecamatan Sumberpucung ini, ada Jati Park, Jurang Toleh, budidaya keramba ikan dan lainnya yang masih perlu dikembangkan maksimal. Pemerintah pastinya akan mendukung," urainya.
Lebih lanjut, Sanusi berpesan supaya pemerintah desa, berhati-hati dalam penggunaan DD dan ADD. Pengelolaan dan pemanfaatan anggaran dari negara tersebut, harus jujur dan sesuai dengan APBdes, supaya tidak terganjal masalah. (agp/udi)



Loading...