Standarisasi SNI Produk IKM Ilmateta

Selasa, 22 Oktober 2019

  Follow Us

Kamis, 19 Sep 2019, dibaca : 321 , muhaimin, manda

PELATIHAN: Para pelaku IKM Ilmateta mendapatkan pelatihan peningkatan kualitas produk dari Dinas Perindustrian Kota Malang.

MALANG - Dinas Perindustrian Kota Malang kembali melakukan pendampingan terhadap para pelaku Industri Kecil Menengah (IKM) untuk meningkatkan kualitas hasil industri. Selama tiga hari, yakni Kamis (19/9) hingga Sabtu (21/9) mendatang, mereka memberikan pelatihan kepada IKM sektor industri logam, mesin, alat transportasi, elektronika, telematika, tekstil dan aneka usaha (Ilmateta). 
Kabid Ilmateta Dinas Perindustrian Kota Malang, Fahmi Fauzan mengungkapkan, kegiatan tersebut dihadiri sekitar 50 pelaku IKM Ilmateta. Kegiatan tersebut bertujuan untuk meningkatkan kualitas hasil produksi. "Misalnya, untuk mutu produksi, kami akan memberikan pemahaman bagaimana produksi bisa meningkat, standar operasional dan hal-hal lain yang terkait penyelenggaraan usaha industrinya," terang dia ketika ditemui Malang Post, Kamis (19/9).
Dalam pelatihan tersebut, pihaknya akan mengarahkan para pelaku IKM untuk berpikir bagaimana caranya agar produk yang dihasilkan sudah memenuhi standar. Sehingga, mampu menghasilkan produk SNI. "Kami berharap, para pelaku IKM ini mampu memenuhi persyaratan SNI. Sehingga, mereka harus meningkatkan mutu dan kualitas produknya," jelas dia.
Setelah hasil produksi  memenuhi standar SNI, bisa menarik pembeli lebih banyak lagi. Bahkan, tidak menutup kemungkinan bisa ekspor. "Kami juga sangat berharap, mereka bisa berpikir untuk melakukan ekspor. Kebanyakan, mereka memasarkan produknya melalui media sosial dan e-commerce," papar dia.
Sementara itu, Sekretaris Dinas Perindustrian Kota Malang, Slamet Husnan menambahkan, kegiatan tersebut dilakukan untuk memajukan industri. Agar mampu menarik minat konsumen. "Konsumen memiliki penilaian penting untuk sebuah produk. Ketika konsumen tertarik melakukan pembelian, artinya produk tersebut memiliki mutu yang bagus," jelas dia.
Untuk itu, setiap perusahaan harus memahami definisi mutu dan pengendalian mutu produk melalui standarisasi. Sehingga, produk yang dihasilkan mampu bersaing di kancah internasional. "Kami berharap, sinergi dari semua stakeholder terhadap IKM bisa terus ditingkatkan. Serta, peningkatan mutu setiap produk bisa lebih baik dari waktu ke waktu," tandas dia.(tea/red/aim) 



Loading...