Tekan Angka Stunting, Bupati Minta OPD Jadi Orangtua Asuh | Malang Post

Jumat, 13 Desember 2019 Malang Post

  Mengikuti :


Selasa, 19 Nov 2019, dibaca : 237 , Mahmudi, Agung

MALANG - Permasalahan stunting menjadi persoalan serius. Karenanya, Bupati Malang Drs. H. M. Sanusi meminta seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) menjadi orangtua asuh untuk menanganinya. Targetnya pada tahun 2020 angka stunting bisa ditekan hingga nol persen.
"Penanganan stunting ini harus dilakukan bersama. Saya berharap masing-masing OPD secara stimulan ikut serta melakukan upaya pencegahan dengan berbagai faktor indikator penyebabnya," ungkap Sanusi, saat membuka Sosialisasi Penanganan Stunting di Ruang Rapat Kertanegara, Senin (18/11) siang.
Dikatakan, berdasarkan analisis para ahli dibidangnya, penyebab stunting adalah masalah ekonomi keluarga. Selain itu, kurangnya asupan gizi, masalah sanitasi, kemudian lingkungan banyak limbah sampah yang dibakar (dioxide) terhirup oleh bayi/anak-anak.
Dengan dasar permasalahan tersebut, Sanusi meminta para kepala OPD bisa berperan sebagai penanggungjawab dan kepala Puskesmas bertindak sebagai sekretaris, serta camat sebagai bendahara. Meskipun untuk anggaran dari Satgas Khusus Penanganan Stunting tetap melekat pada Dinas Kesehatan.
"Untuk anggaran aman, yang jelas tidak melebihi DPA (dokumen pelaksanaan anggaran). Dalam waktu dekat ini, saya akan mengeluarkan surat tugas pada Satgas Khusus Penanganan Stunting agar program tersebut bisa segera dieksekusi," tegasnya.
Saat ini, angka stunting masih 6 persen. Dengan penanganan secara bersama, diharapkan angkanya bisa ditekan, dan tahun 2020 ditargetkan bisa ditekan sampai nol persen. "Harus ada sinergitas dan kerja sama dalam menangani stunting. Ketika masing-masing OPD menjadi leading sektor, maka bisa fokus mendata dan segera ditindaklanjuti," jelasnya.
Terpisah, Plt. Kepala Dinas Kesehatan, Ratih Maharani, mengatakan akan segera membuat kerangka acuan kerja bagi OPD. Nantinya, masing-masing OPD  akan menjadi bapak dan ibu asuh dalam pengentasan stunting. "Kami akan siapkan kerangka kerjasamanya. Namun sebelumnya kami akan studi banding ke Bali, untuk mematangkan konsepnya," ucapnya. (agp/udi)



Loading...