Monday, 17 July 2017 21:29

TMMD Sukses Buka Akses Dusun Terisolir

WAJAK – Masalah sulitnya akses jalan di daerah terisolir Dusun Sarirejo, Desa Sumberputih, Kecamatan Wajak, segera teratasi. Setelah Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang bersama TNI, membuka akses jalan ke daerah terisolir tersebut, melalui Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) yang kini tengah berjalan.

Pembagunan jalan untuk membuka akses terisolir tersebut, ditinjau Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Kustanto Widiatmoko, kemarin. Selama peninjauan, Pangdam didampingi Wakil Bupati (Wabup) Malang, Drs H M Sanusi dan Komandan Kodim (Dandim) 0818 Kabupaten Malang dan Kota Batu, Letkol Arm Muridan SSi MSc. Saat meninjau pembangunan jalan untuk membuka akses ke dusun terpencil itu, Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Kustanto Widiatmoko, kaget. Lantaran masih ada suatu daerah yang terisolir. “Saya tidak bisa membayangkan bagaimana aktivitas warga selama ini. Lantaran akses jalannya hanya setapak,” ujarnya kepada Malang Post. Dia mengatakan, program pembangunan jalan yang menjadi prioritas TMMD ke 99 di tempat tersebut sudah betul. “Kalau kondisi jalan serta jembatan dalam keadaan bagus, maka aktivitas perekonomian masyarakat semakin meningkat. Lantaran masyarakat dengan mudah pergi berdagang dan menjual hasil pertanian ke perkotaan,” terangnya. Jenderal Bintang Dua ini menegaskan, pihaknya maupun TNI selalu siap berpartisipasi aktif dalam membantu pemerintah melaksananan percepatan pembangunan. Disamping itu, kegiatan TMMD ini dalam setahun sudah diadakan sebanyak tiga kali. Kedepannya diharapkan dapat dilaakukan sebanyak empat kali dalam setahun. “Kami siap membantu pemerintah dalam melakukan percepatan pembangunan. Sinergi yang baik ini, tentunya sangat dibutuhkan,” tuturnya. Sementara itu, Wabup Malang, Drs H M Sanusi mengatakan, program pembangunan desa sesuai dengan arahan serta program dari Presiden Republik Indonesia (RI) Ir H Joko Widodo. “Bapak Presiden telah menginstruksikan pembanguna dimulai dari desa. Maka dari itu, keuangan desa semakin diperkuat melalui Dana Desa (DD) maupun Alokasi Dana Desa (ADD),” terangnya. Kepala Desa (Kades) Sumberputih, Bambang Purnomo mengatakan, sebelum dibangun melalui TMMD, akses jalan di dusun itu hanya setapak. “Jalan hanya bisa untuk sepeda motor dan pejalan kaki. Kalau hujan, sepeda motor tidak bisa melintas,” ujarnya. Dia mengatakan, di Dusun Sari Rejo terdapat 500 kepala keluarga (KK). Mereka membutuhkan akses ke Dusun Arjosari yang menjadi tempat Balai Desa Sumberputih dan sekaligus pusat aktivitas perekonomian warga. “Kalau jalan ini dibangun, maka akan memangkas jarak tempuh waktu yang sebelumnya 30 menit hanya menjadi paling lama 10 menit, apabila menggunakan sepeda motor,” tuturnya. Lanjut dia, sedangkan panjang jalan ke balai desa semakin pendek, dari sebelumnya enam kilometer menjadi hanya kurang dari dua kilometer. (big/bua)