Malang Post

Kriminal

Curi Burung Kenari, Slamet Lebaran Dibui

MALANG – Slamet Poniri, 42 tahun, tidak bisa merayakan lebaran kali ini bersama keluarga. Warga Dusun Sumberkerto, RT 01 RW 06, Desa Plaosan, Wonosari ini sejak kemarin harus meringkuk di balik rutan Mapolsek Ngajum. Ia ditahan karena ketahuan mencuri burung kenari milik Winarto, 54 tahun, warga Dusun Nanasan, Desa Balesari, Ngajum.
Sebelum diamankan petugas Polsek Ngajum, Slamet sempat menjadi sansak hidup warga. Ia dipukuli hingga wajahnya babak belur. Selanjutnya dengan barang bukti seekor kenari, tersangka digelandang ke Mapolsek Ngajum.
“Tersangka Slamet Poniri ini, kami amankan dari kerumuman warga yang menangkapnya. Ia mengakui telah mencuri burung kenari milik korban. Dan saat ini, kasusnya masih akan kami kembangkan karena ada dugaan tersangka lebih dari sekali beraksi,” terang Kapolsek Ngajum, AKP Sri Sugeng Waskito.
Diperoleh keterangan, aksi pencurian yang dilakukan Slamet ini terjadi sekitar pukul 11.00. Ceritanya, siang itu tersangka yang terlihat bingung terlihat mondar-mandir di Dusun Nanasan, Desa Balesari, Ngajum. Ketika melintas di depan rumah korban, tersangka tergiur dengan kenari milik korban yang dijemur samping rumahnya.
Melihat situasi sekitar sepi, dan beranggapan beranggapan kalau burung kenari tersebut akan laku terjual, tersangka langsung mengendap mendekati sangkar burung itu. Selanjutnya dia mengambil sangkar berisi seekor burung kenari.
Namun apes dialami tersangka. Belum sempat kabur jauh, aksinya dipergoki oleh korban yang kemudian meneriaki maling. Warga sekitar yang mendengar lalu berdatangan dan mengejar tersangka. Begitu tertangkap, ia langsung dipukuli ramai.
Dalam pemeriksaan penyidik, tersangka mengaku nekat melakukan pencurian karena kepepet kebutuhan ekonomi. Burung kenari yang dicuri sedianya akan dijual, dan uangnya untuk membelikan pakaian baru untuk lebaran anaknya.(agp/aim)
Last Updated on Thursday, 24 July 2014 13:13

Page 3 of 818