Malang Post

Tundung Subali Kembali Pimpin Polinema

Share
MALANG- Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) memilih Ir Tundung Subali Patma MT sebagai Direktur periode 2 di Politeknik Negeri Malang (Polinema). Perwakilan Mendikbud yang hadir dalam proses pemilihan kemarin adalah Direktur Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (P2M) Ditjen Dikti, Prof Agus Subekti.
“Proses pemilihan direktur baru Polinema sudah rampung, dan Pak Tundung terpilih dengan suara terbanyak pada rapat pemilihan yang diikuti senat dan Kemdikbud,” ungkap Ketua Pemilihan Umum Siswoko MMT MM kepada Malang Post.
Proses pemilihan dilaksanakan tertutup selama hampir dua jam di Ruang Sidang Direktur kemarin. Sesuai aturan Kemdikbud terkait proses pemilihan calon pemimpin perguruan tinggi adalah prosentase suara senat sebanyak 65 persen dan suara Mendikbud 35 persen. Dalam proses pemilihan kemarin, Tundung berhasil mendapatkan 30 suara mengungguli tiga calon lainnya.
Sebelumnya, pada tahap pendaftaran ada enam nama yang mendaftar pada bursa calon Direktur Polinema, dan dalam rapat senat hanya lolos lima nama saja. Masing-masing adalah Drs Basuki Rahmat Ak MM, Drs Rahbini MT , Ir Martono, M Zenurianto, Ir Tundung Subali Patma MT. Setelah tahap pendaftaran, dilakukan tahap penyaringan yang meloloskan tiga nama yaitu Drs Basuki Rahmat Ak MM, M Zenurianto, Ir Tundung Subali Patma MT. Dan pada tahap pemilihan, Tundung lah yang meraih suara terbanyak.
”Selanjutnya, kami akan mengirimkan surat permohonan pengesahan dan pelantikan kepada Mendikbud,” urainya.
Sementara itu, Tundung Subali Patma mengaku bahagia karena proses pemilihan berlangsung lancar. ”Saya senang karena semuanya berjalan lancar dengan semangat kekeluargaan yang tinggi,” kata Tundung.
Menurut Direktur ke 5 Polinema ini, tugas berat ke depan adalah menjaga kepercayaan masyarakat. Sebab saat ini Polinema mendapatkan kepercayaan besar dari masyarakat dengan tingginya jumlah pendaftar dari tahun ke tahun. Selain itu, ke depan Polinema juga menyiapkan pendirian program S2 terapan Mekatronika. ”Sudah ada angin segar untuk pendirian S2 Mekatronika ini,” ujarnya. (oci/han)
comments

This content has been locked. You can no longer post any comment.