Promo Wisata, Omset Kantor Pos Capai Rp 2,87 Miliar

MALANG - Omset Kantor Pos Besar Malang meningkat di bulan Februari dibanding bulan sebelumnnya. Walau bulan Februari memiliki hari kerja yang lebih sedikit, omset  BUMN yang berkantor di Jalan Merdeka Selatan itu mencapai Rp 2,87 miliar. Sedangkan  Bulan Januari, omset yang diperoleh sebesar Rp 2,56 miliar.
Manager Pemasaran Kantor Pos Besar Malang, Rusdianto mengatakan, omset medio Februari lalu mengalami pertumbuhan 11,81 persen. “Bulan lalu catatan pendapatan kami sangat bagus. Bila dibanding Januari, terjadi peningkatan Rp 290 juta,” ujarnya.
Bulan Januari lalu, kata Rusdianto, omset  Kantor Pos sebesar Rp 2,56 miliar berasal dari berbagai sektor pendapatan. Yakni Rp 2,17 miliar dari paket pos. Sementara sisanya dari sektor lain seperti jasa keuangan.
Sedangkan omset  di bulan Februari sebanyak Rp 2,87 miliar berasal dari mail dan parcel sebesar Rp 2,345 miliar. Sedangkan untuk sumbangsih sektor lain Rp 525,9 juta.
Menurut dia, raihan omset selama Februari di luar prediksi. Pasalnya, sepanjang Februari lalu, hari efektif kerja Kantor Pos sangat sedikit. Yakni hanya 22 hari saja. Bila dibandingkan periode Januari, terdapat selisih waktu kerja empat hari.
“Kami sempat tidak terlalu yakin mendapat omset lebih baik dibanding Januari. Namun kami tertolong dengan program khusus untuk pelanggan korporat. Yakni penawaran pengiriman bagi  perguruan tinggi (PT) dan juga beberapa tempat wisata di kawasan Batu,” beber Rusdi, sapaan akrab Rusdianto.
Dia merinci, untuk sektor mail dan parcel yang merupakan backbone bagi Kantor Pos, tahun ini memberikan prosentase omset sebesar 80 persen. Dari sektor itu, Kantor Pos Malang masih menjadi favorit untuk berkirim surat dan paket bagi sektor ritel. Sebanyak 68 persen atau sekitar Rp 1,59 miliar dari sisi ritel, berbanding 32 persen dari korporat atau memberi sumbangsih Rp 750 juta.
Sementara itu, di  medio Maret ini dia memprediksi pertumbuhan masih terjadi. Alasannya, di bulan ini sektor mail Kantor Pos mendapatkan permintaan korporat cukup besar, yakni untuk pengiriman imbauan pembayaran SPT pajak. “Sektor mail dan parcel  bulan ini kami prediksi di atas Rp 2,5 miliar, di atas target kami sepanjang tahun ini di angka Rp 2,4 miliar. (ley/van)