Tampil Elegan dengan Batik Rang-rang

MALANG - Koleksi batik yang kian diburu membuat produsen batik semakin bervariasi dalam memproduksi motif terbaru. Tak terkecuali Rumah Batik Indonesia di kawasan Kota Araya yang sejak akhir tahun lalu maksimal dalam menghadirkan batik dengan motif dari kawasan timur Indonesia, Batik Rang-rang.
Owner Rumah Batik Indonesia, Harriratur Rizqiyah menyampaikan, beberapa waktu terakhir, Batik Rang-rang sangat diminati oleh penggemar batik. "Produksi kami mengikuti tren terbaru. Seperti batik rang-rang ini yang banyak disukai customer," ujarnya.
Menurut dia, Batik Rang-rang mendominasi penjualan sejak pertengahan tahun lalu. Penggemar mulai berburu batik yang memiliki motif dari Bali tersebut, baik yang masih berupa hamparan kain maupun yang sudah menjadi busana.
"Ada beberapa koleksi batik rang-rang. Misalnya blouse dan dress yang disukai oleh pekerja kantoran. Tetapi yang membeli kain saja dan membuat busananya ke penjahit juga banyak," beber perempuan yang akrab disapa Harriet itu kepada Malang Post
Perempuan berkerudung ini menerangkan, batik rang-rang memiliki keunikan akan warna. Dalam satu lembaran batik, lebih dari empat warna yang ditampilkan dalam bentuk garis yang kuat. Secara sekilas, batik ini seperti ditenun, padahal hanya permainan motif saja.
"Biasanya memadukan warna cerah dengan tua. Namun banyak juga yang berwarna cerah semua. Misalkan kuning dengan merah ditambah biru dan hijau," terang dia panjang lebar.
Harriet menyebutkan, koleksi batik rang-rang miliknya ada yang ditenun, ada pula yang batik tulis. Selembar batik tenun dengan motif rang-rang dipatok Rp 800 ribuan. Sementara untuk batik tulis, harganya di kisaran Rp 450 ribuan. Sedangkan yang sudah berbentuk dres atau kemeja, harganya dibandrol mulai dari Rp 400 ribuan.
"Harganya memang lebih mahal, tetapi ketika dipakai akan terlihat sangat elegan dan berkelas," pungkas dia.
Sementara, selain bermotif Rang-rang, batik di Rumah Batik Indonesia juga menawarkan motif lain seperti Mega mendung, pagi sore dan batik dari Madura. (ley/han)