Ekspor Perdana ke Selandia Baru

MALANG – Perusahaan manufaktur plastik film, PT Kencana Tiara Gemilang (KTG) mulai melakukan ekspansi pemasaran di akhir Maret ini. Perusahaan yang berada di Singosari, Kabupaten Malang tersebut melakukan ekspor perdana plastic sheet film atau produk lembaran plastik ke Selandia Baru.
Direktur PT KTG Singosari, Eliana Widijansih menyampaikan, ekspor perdana tersebut sebesar satu metrik ton atau satu kontainer. “Nilai ekspor ini hampir USD 10.000 dan menandai pemasaran kami hingga ke luar negeri,” ujarnya.
Menurut dia, ekspor tersebut masih berdasarkan pesanan dan akan berlangsung secara berkala. Langkah ini merupakan perkembangan bagi KTG yang masih beroperasi sekitar setahun, pasca membeli tanah dan bangunan eks pabrik plastik Sido Bangun seluas 77.200 meter melalui proses lelang.
“Selama setahun kami masih melakukan perbaikan mesin yang kondisinya hanya 50-70 persen saja untuk menunjang produksi. Setelah ini, kami menargetkan menjadi perusahaan global,” beber dia.
Sejauh ini, KTG memiliki kapasitas produksi sekitar 100 ton per tahun. Angka ini jauh dari target 3.000 ton per bulan atau mencapai 36.000 ton per tahun. Namun, untuk tahun 2015 perusahaan tersebut menargetkan produksi mencapai 6.000-10.000 ton.
Sementara itu, Direktur Komersial PT KTG, Sjarif Gunarso mengatakan, pasca ekspor perdana ke Selandia Baru, pengiriman akan berlanjut ke negara lain di kawasan Asia. Negara itu seperti Jepang dan Thailand. “Ekspor ke dua negara ini akan kami lakukan April mendatang, dengan produk yang sama yakni plastic sheet film,” katanya.
Menurut dia, prospek market di kawasan Asia terbuka lebar dan saat ini tengah maksimal digarap oleh KTG. Selain itu, pengiriman juga akan berkembang ke kawasan lain seperti Amerika Serikat dan beberapa negara di Eropa.
Sjarif menambahkan, selain menargetkan pemasaran ekspor, perusahaannya juga tidak melupakan pasar lokal. Menurut dia, kawasan seperti Jakarta sangat potensial, apalagi perusahaan ini memanfaatkan distribution center yang ada di ibu kota.
“Saat ini untuk lokal masih berfokus ke Jawa Bali. Setelah produksi maksimal, kami mulai membidik kawasan lain di Kalimantan, Sumatera dan Sulawesi,” ujarnya.
Menurutnya, strategi pemasaran untuk lokal melalui toko modern dan distribusi via agen. Dengan target pasar menengah, perusahaan yang satu jaringan dengan air kemasan Cleo ini juga menyasar pasar di sektor pertanian. (ley/han)