Okupansi 100 Persen, Semua Studio Putar Fast and Furious 7

MALANG – Warga Malang ikut tersihir penayangan film Fast and Furious 7. Hal ini dibuktikan dengan antusias pecinta film untuk menonton film tersebut dan semua studio yang menayangkannya selalu penuh. Malahan, Dieng 21 dan Sarinah Cineplex memaksimalkan semua studionya untuk memutar film yang didedikasikan bagi Paul Walker tersebut.
Manager Dieng 21 Mulyandi mengatakan, sejak hari pertama pemutaran Fast and Furious 7, studio selalu dipenuhi oleh pecinta film. “Sejak pertama kali memutar 1 April lalu, studio kami selalu full,” katanya.
Menurut dia, Dieng 21 memaksimalkan dua studionya untuk memutar film yang dimunculkan perdana dalam sebuah festival film pertengahan Maret lalu ini. Dalam sehari, studio itu memiliki delapan show Fast and Furious 7. “Satu studio memutar empat kali. Dua studio kami total delapan show dan selama lima hari selalu penuh,” beber dia kepada Malang Post.
Mulyandi menuturkan,  bioskopnya dalam satu kali jam tayang bisa menampung sebanya 445 sheet, dengan rincian 222 sheet untuk Studio 1 dan sebanyak 223 sheet untuk Studio 2. Bila ditotal, dalam sehari ada 1880 penonton yang menyaksikan film yang diprediksi akan menjadi box office tersebut.
“Semua studio yang memutar film ini pasti penuh. Sebab, selain filmnya bagus, banyak yang penasaran bagaimana film ini menceritakan sosok Paul Walker sebagai Brian O’Connor yang meninggal ketika proses pembuatan film berjalan,” paparnya panjang lebar.
Pria ramah ini mengungkapkan,studio lain di Kota Malang pun hampir serupa. Mulai dari Mandala Matos, Malang Plaza maupun Sarinah Cineplex. Banyak anak muda yang harus antre demi mendapatkan tiket untuk menonton film ini.
Dia menyampaikan, antusias dari pecinta film ini diprediksi akan bertahan hingga sebulan atau akhir April. Kondisi ini juga menjadi perkembangan bagus bagi bisnis bioskop yang sempat kekurangan penonton karena belum ada film bagus. “Januari-Februari lalu masih sepi. Lalu Maret mulai ramai karena ada film Insurgent, lumayan, bioskop bisa terisi sampai 80 persen sepanjang bulan lalu. Sementara, lima hari di bulan ini 100 persen okupansinya,” imbuhnya.
Terpisah, Manager Sarinah Cineplex Wanda Julian menyampaikan, antusias dari pecinta film akan Fast and Furious 7 ini berujung pada penggunaan studio ke 3 untuk memutar film serupa. “Selama lima hari kemarin, dua studio dan delapan show, tiket selalu sold out untuk show kedua hingga ke empat. Mulai hari ini (kemarin, red) semua studio dan semua jam tayang memutar FF7,” sebutnya.
Menurut dia, tiga studio lain pun minimal memiliki delapan show dalam sehari. Penggemar film tinggal memilih bioskop mana yang ingin menjadi tempat nonton. “Rata-rata mereka datang ramai-ramai. Bersama teman sekolah, kuliah hingga teman kerja,” tambah alumnus SMA St. Albertus ini.
Dalam film ini, Brian O’Conner dikisahkan pensiun dari tim Vin Diesel. Skenario yang sedikit berubah ini untuk menghormati Paul Walker agar kepergiannya tidak langsung digantikan oleh bintang lain. (ley/han)