Ekspansi, Gandeng BRI

Maskapai berbiaya murah (LCC) Citilink Indonesia menggalang kerjasama dengan Bank Rakyat Indonesia (BRI) untuk meningkatkan sinergi di antara kedua perusahaan dalam melakukan ekspansi bisnis strategis yang saling menguntungkan, sekaligus menjadikan anak perusahaan Garuda Indonesia tersebut sebagai entitas bisnis yang bankable.
Kerjasama Citilink-BRI antara lain pemberian fasilitas perbankan berupa kredit modal kerja, investasi, fasilitas cash management system dan e-tax, fasilitas valas, BRI virtual account (BRIVA), serta co-branding card.
“Ini merupakan tonggak sejarah bagi Citilink karena kita mendapat kepercayaan dari kreditor perbankan untuk terus bertumbuh dan mengembangkan bisnis di tahun-tahun mendatang. Ini jadi tolok ukur dalam membuktikan kinerja keuangan Citilink sudah layak bankable,” kata President & CEO Citilink Indonesia Albert Burhan dalam keterangan tertulisnya, Selasa (7/4/2015)
Hari ini dilakukan acara penandatanganan kerjasama antara Citilink-BRI. Penandatanganan MoU Citilink dan BRI tentang Pemanfaatan Fasilitas Perbankan dilakukan masing-masing oleh President & CEO Citilink Albert Burhan dan Direktur Bank BRI Gatot Mardiwasisto dan disaksikan jajaran pimpinan kedua perusahaan.
Albert Burhan mengatakan, BRI merupakan bank yang besar dan kerjasama ini nantinya akan direalisasikan melalui program-program marketing bersama yang menguntungkan bagi nasabah BRI dan juga penumpang Citilink.
“Sinergi ini akan meningkatkan daya saing masing-masing perusahaan dalam melakukan ekspansi bisnisnya sehingga bisa memperoleh manfaat yang maksimal dan tidak saja bagi kedua perusahaan tetapi juga penumpang Citilink dan nasabah Bank BRI,” kata Albert Burhan.

Sementara itu, Corporate Secretary Bank BRI Budi Satria mengatakan, BRI sangat percaya kerjasama dengan Citilink akan membuka dan membangun potensi bisnis yang lebih besar bagi kedua perusahaan. Sebagai bank dengan jaringan yang tersebar di seluruh Indonesia, kami percaya BRI mampu menunjang kebutuhan konsumen dalam dunia penerbangan.

Budi mengatakan, Nota Kesepahaman ini landasan untuk melakukan kerjasama lebih lanjut tentang pemanfaatan potensi kedua belah pihak yang saling menguntungkan. Sekaligus sebagai wadah memanfaatkan sistem pelayanan jasa perbankan yang dibutuhkan oleh Citilink.

“Dengan jaringan yang tersebar di seluruh Indonesia, berupa 10.396 unit kerja, 20.792 unit ATM, dan 131.204 EDC, BRI sangat yakin bisa menjawab kebutuhan masyarakat dalam transaksi pembayaran tiket Citilink,” kata Budi.(dtc/han)