Saham Catat Rekor Tertinggi

MALANG – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencapai level tertinggi sepanjang masa dalam perdagangan hari kedua di pekan ini, Selasa (7/4/15) kemarin. Saham gabungan berhasil melonjak 43 poin ke level 5.523 poin karena diburu oleh investor asing yang kembali aktif di lantai bursa.
Analis saham Kartono menyampaikan, sesuai dengan prediksi, April ini lantai bursa akan mencatatkan rekor. Hal ini terjadi setelah beberapa waktu lalu masyarakat sempat takut untuk berinvestasi karena tren pelemahan IHSG.
“Tengah bulan lalu bursa sempat sepi dan beberapa kali rontok hingga ke level 4.300an. Namun, kondisi ini disebabkan kebosanan mencatat rekor. Terbukti, hingga pekan terakhir Maret grafiknya merah,” beber dia kepada Malang Post.
Menurutnya, investor terutama investor asing cenderung waspada akan kondisi IHSG dan menunggu portofolio emiten di triwulan pertama. Khususnya emiten besar yang selama ini sahamnya menjadi buruan karena memiliki pondasi yang kuat. “Setelah laporan triwulan, pasar kembali bergairah. Malahan dimulai sejak dua hari terakhir Maret lalu,” imbuh pria yang akrab disapa Nando ini.
Dia mengungkapkan, dalam transaksi kemarin investor asing sangat mempengaruhi bursa saham. Transaksi asing hingga penutupan perdagangan mencatatkan pembelian bersih (foreign net buy) sebesar Rp 478,7 miliar. “Selama sebulan ini, kondisi masih akan menghijau. Bilapun turun tidak terlalu dalam, di kisaran level 4460 poin dan level tertinggi bisa menembus level 4.560 poin,” ungkapnya.
Terpisah, Equity Sales SucorInvest, Agus Prianto menyebutkan, bila sejak pekan lalu pergerakan saham menunjukkan tren positif. Akhir Maret lalu, sempat menembus level 4.518 poin yang akhirnya terpecahkan dalam perdagangan kemarin.
“Akhir bulan lalu, bocoran laporan triwulan perusahaan yang sudah beredar mempengaruhi pergerakan saham. Makanya, sepekan terakhir ini pergerakan cenderung hijau, apalagi saham unggulan,” sebutnya.
Menurut Agus, selain portofolio emiten, investor asing percaya bila kinerja sektor ekonomi mulai membaik. Ditambah lagi penguatan bursa Wall Street yang membuat bursa di Asia, termasuk Bursa Efek Indonesia terus membaik.
Sementara itu, dalam perdagangan kemarin IHSG memulai dengan kenaikan sebesar 22 poin atau naik sekitar 0,4 persen ketimbang penutupan perdagangan Senin (6/4/15) lalu. IHSG langsung meloncat ke level 5.502 poin terimbas penguatan lantai bursa Asia. Pada penutupan sesi pertama, saham akhirnya berhenti di level 5.516 poin atau menguat 0,67 persen.
“Setelah itu pergerakan bagus. Jika turun, tidak sampai di bawah level ketika memulai perdagangan,” tambah Agus.
Hingga akhirnya, IHSG kemarin ditutup menguat 43 poin ke level 5,523 poin. Beberapa saham unggulan, seperti Unilever dan Mitra Keluarga menjadi top gainers.(ley/han)