Targetkan Penjualan 540 Ribu Tiket KA

Mudik Lebaran
MALANG POST - Tiket.com targetkan peningkatan pemesanan tiket kereta api mudik lebaran melalui layanan onlinenya sebesar 300% menjadi 540.000 tiket dari sekitar 160.000-180.000 tiket tahun lalu.
Managing Director Tiket.com Gaery Undarsa mengatakan, tahun lalu berhasil menjadi agen penjualan online tiket kereta api dengan transaksi terbanyak dari PT KAI sehingga tahun ini kami membuka kembali penjualan tiket dimulai dari keberangkatan Lebaran H-10 yang sudah dibuka pada 8 April 2015.
“Sementara untuk H-7 dan H-8 akan dibuka sesuai jadwal PT KAI pada Jumat, 11 April 2015,” ujarnya dalam konferensi pers di Stasiun Gambir, Jakarta, Kamis (9/4).
Tiket.com akan menjual semua kelas mulai dari ekonomi, bisnis dan executive untuk keperluan pemudik kereta api. Demi memperlancar akses pembelian online, Tiket.com mengerahkan 44 server tahun ini dari sebelumnya 14 server.
Selain itu, menurut Gaery, pembelian tiket kereta api lebaran dari Tiket.com bisa dilakukan lewat smartphone melalui aplikasi tiket.com yang bisa di dowload di iOS, Android dan Windows Phone, sehingga memudahkan pembeli yang mobile.
Terkait dengan penjatahan tiket, Gaery menjelaskan PT KAI tidak memberikan penjatahan. “Sebenarnya kita tidak ada jatah. 100% dijual seluruhnya dan kemungkinan langsung habis,” ujarnya.
Gaery menambahkan, sistem Tiket.com sudah terkoneksi dengan PT KAI sehingga bila tiket habis di situs perusahaan maka tidak akan ada perbedaan dengan jumlah di situs Tiket.com.
Menurutnya, penjualan online untuk tiket kereta api lebaran ini juga merupakan bagian dari program PT KAI untuk mengurangi antrian di loket.
Dia melihat transformasi PT KAI dalam penjualan tiket secara online ini sangat membantu pengguna kereta api.
Untuk program kereta api lebaran ini, Tiket.com menghimbau pemudik yang ingin membeli tiket untuk bersiap sehingga jangan sampai kehabisan. “Kami buka pukul 12.00, pukul 01.00 tiket sudah habis terjual,” ujarnya.
Selain itu, menurut Tiket.com biasanya tiket ekonomi akan habis terjual lebih cepat dibandingkan dengan tiket bisnis dan tiket executive. Dalam penjualan tiket kereta api ekonomi, PT KAI sendiri memberikan Rp 7.500 discount fee per pemesanan bagi penjualan tiket kerata api online.
Berdasarkan data Tiket.com, omset penjualan tiket kereta api dan pesawat terbang tahun lalu mengalami peningkatan signifikan mencapai 1.000 % dibanding 2013 akibat lonjakan trafik. Namun, lebih lanjut, Gaery menolak memberikan rincian pendapatan Tiket.com.
Secara trafik sendiri, 40 % pembelian tiket dilakukan paling banyak melalui aplikasi mobile dan sisanya 60 % masih dilakukan lewat personal computer.
Sementara itu, berdasarkan kontribusi pendapatan, penjualan melalui online masih lebih tinggi sekitar 90 % dan mobile hanya menyumbang 10 %. Menurut Gaery, hal ini disebabkan masyarakat Indonesia belum sepenuhnya percaya pembayaran tiket melalui aplikasi mobile.
“Mereka takut ketika input data dan lain-lain terkait dengan pembayaran, tiba-tiba koneksinya terputus,” jelasnya.
Dari segi proses pembayarannya, penggunaan kartu kredit masih paling dominan dengan porsi 35%, diikuti oleh pembayaran via ATM sebesar 30% dan sisanya terbagi dalam porsi kecil.
Tahun ini sendiri, Gaery menjelaskan Tiket.com menargetkan pertumbuhan pengguna hingga 4 juta orang dari 1,5 juta orang tahun lalu.(bsn/han)