Bensin Hilang, Diganti Pertalite

Diluncurkan Mei, Harga di Atas Premium, di Bawah Pertamax
JAKARTA- Mei mendatang, PT Pertamina (Persero) akan meluncurkan jenis bensin baru pengganti premium, termasuk untuk SPBU yang berada di jalan tol. "Bila bensin jenis baru ini ada di SPBU, berarti SPBU itu tidak lagi menjual premium, termasuk di SPBU yang berada di jalan tol, tidak lagi menjual premium mulai Mei nanti," kata Direktur Pemasaran Pertamina, Ahmad Bambang.
Bambang mengatakan, saat ini Pertamina sedang mempersiapkan diri untuk peluncuran produk barunya tersebut. "Tanggalnya berapa masih disiapkan, tapi kita mulai Mei. Untuk tahap awal bensin baru ini ada di SPBU di pusat kota besar dan SPBU di jalan tol," katanya.
Khusus untuk angkutan kota yang rutenya ada di pusat kota, Pertamina masih memberikan pelayanan penjualan premium. "Tapi ini hanya khusus untuk angkot saja, SPBU-nya juga khusus, ada jalur khusus buat angkot untuk isi premium. Untuk SPBU lain di pusat kota sudah tidak lagi menjual premium," katanya.
Bambang menambahkan, dengan bensin jenis baru ini, masyarakat pasti akan suka. Karena kualitasnya lebih baik dari bensin premium, tapi harganya lebih murah dari pada Pertamax RON 92. "Harganya nanti ada di tengah-tengah premium dan Pertamax. Tunggu saja Mei nanti kita akan launching," ujarnya.
Bambang melanjutkan, bensin jenis baru ini juga membantu pemerintah dalam me-migrasi pengguna premium ke bahan bakar yang lebih baik. Di samping, dampak kenaikan harga premium di masyarakat tidak lagi besar, karena sudah banyak yang pindah. "Bensin baru ini RON-nya lebih tinggi, ditambah zat aditif sehingga tarikan mesin lebih halus, bertenaga, ramah, dan melaju lebih jauh," ungkapnya.
Pengusaha SPBU sendiri sudah mengetahui rencana Pertamina  menghapus bensin premium secara bertahap, dan menggantinya dengan bensin baru yang kualitasnya lebih baik. "Pertamina sudah bicara ke kita, dan pada prinsipnya kita dukung penuh jenis bensin baru pengganti premium," kata Ketua Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas Bumi (Hiswana Migas) Eri Purnomohadi.
Eri mengungkapkan, nama baru bensin pengganti premium adalah Pertalite. "Namanya Pertalite. Mungkin maksudnya bahan bakar yang membuat tarikan mesin ringan, lite-kan ringan. Karena kata Direksi Pertamina, Pertalite ini kualitasnya lebih bagus, tarikan mesin lebih ringan, lebih bersih, dan lebih murah daripada Pertamax RON 92," ungkap Eri.
"Warna logonya gold, tapi saya nggak tahu apa nanti berubah lagi apa tidak, soalnya kan belum diluncurkan Pertamina," tambahnya.
Namun kata Eri, dirinya belum tahu apakah nantinya fee atau komisi bagi pengusaha SPBU naik ketika penjualan Pertalite dimulai. "Nah itu kita belum ngomong lagi sama Pertamina, fee-nya beda atau tidak, premium dan pertamax kan fee-nya beda, nah kalau Pertalite ini kita belum bicara berapa fee-nya," tutup Eri.(dtc/han)