Dua Model Beda Sasaran

MALANG - Sejak pertengahan tahun lalu, PT Nissan Motor Indonesia mengeluarkan seri low cost green car (LCGC) dalam seri Datsun. Terdiri dari dua pilihan, Datsun Go+ dan Datsun Go dengan segmen customer yang berbeda. Seri Go+ Panca lebih menyasar customer keluarga, sementara Datsun Go lebih digemari anak muda.
Supervisor Datsun Malang, Bayu Luberizky mengungkapkan, seri yang pertama kali keluar adalah Datsun Go+ Panca. Mobil yang memiliki kapasitas tujuh penumpang. "Jelang pertengahan tahun lalu, untuk jenis low MPV yang meluncur pertama dan langsung menarik minat customer," ujarnya.
Menurut dia, Datsun Go+ Panca selalu mencatatkan angka penjualan di atas 40 unit per bulan sejak pertama kali dikenalkan. Sementara, di tahun ini sales telah meningkat berada di kisaran 50 unit per bulan. "Penjualan Datsun Go+ Panca ini tidak pernah mengalami tren penurunan, meskipun telah muncul Datsun Go yang merupakan seri hatchback. Tiga baris menjadi kelebihan Go+ Panca karena pengendara bisa membawa lebih banyak penumpang," beber dia kepada Malang Post.
Seri Datsun Go+ Panca bisa dimaksimalkan berisi tujuh orang. Bila penumpang tidak sebanyak itu, maka di baris belakang sangat lebar untuk meletakkan barang-barang bawaan. "Misalnya untuk liburan ke luar kota, juga lebih nyaman," tambahnya.
Menurutnya, berbeda dengan Datsun Go+ Panca, untuk seri Datsun Go yang memiliki bodi lebih pendek banyak diburu oleh anak muda seperti mahasiswa. Mobil ini cocok menjadi city car bagi pengendara yang berburu mobil keren namun dengan harga yang tidak mahal.
"Datsun Go sangat cocok bagi anak muda. Biasanya yang membelikan orang tua atau customer yang baru pertama berburu mobil," urai Bayu panjang lebar.
Kedua seri mobil ini memiliki bandrol yang sangat terjangkau mulai dari Rp 94 jutaan. Untuk seri terbaru dengan fitur lebih lengkap, Datsun memberikan harga Rp 112 jutaan untuk on the road Jawa Timur. (ley/han)