Pendapatan Trikomsel Meningkat Rp 10,78 Triliun

Trikomsel membukukan pertumbuhan pendapatan neto sepanjang 2014 sebesar Rp 411,56 miliar menjadi Rp 10,78 triliun dibandingkan tahun lalu. Pertumbuhan ini ditunjang oleh meningkatnya penjualan lokal terutama pada penjualan ritel yang meningkat sebesar Rp 462,46 miliar. Laba usaha Trikomsel selama tahun 2014 tercatat sebesar Rp 1,08 triliun meningkat dibandingkan tahun 2013 yang tercatat sebesar Rp 1,03 triliun, sedangkan pada laba bersih (laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk) mengalami penurunan dibandingkan dengan tahun 2013, hal ini terutama disebabkan oleh meningkatnya beban keuangan Trikomsel.
Hal tersebut diungkap dalam laporan tahunan 2014 yang disampaikan kepada para Pemegang Saham Pada tanggal 24 April 2015, PT Trikomsel Oke Tbk. (Trikomsel) saat Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang bertempat di Hotel JW Marriot Kuningan Jakarta. RUPST ini dihadiri oleh Pemegang Saham, Kuasa Pemegang Saham, Komisaris dan Direksi serta para tamu undangan.
“Ditengah pertumbuhan ekonomi Indonesia yang melambat, tingginya infasi dan terdepresiasinya nilai tukar Rupiah terhadap USD selama tahun 2014, kami bersyukur dan mengucapkan terima kasih kepada para stakeholder kami yang secara konsisten selalu memberi dukungan kepada Trikomsel sehingga Trikomsel dapat melalui tahun 2014 dengan baik,” ujar Juliana Samudro, Direktur Trikomsel.
Diawal tahun 2015, Trikomsel telah melakukan kerja sama dengan SingPost sebagai partner utama bagi merk dan merchant  bisnis ecommerce di Indonesia yang sedang tumbuh cepat. Hal ini dilakukan dengan penyediaan logistik dan omni channel ecommerce bagi perusahaan-perusahaan global terkemuka dan merk-merk terkenal di Indonesia. Kemitraan ini akan menggabungkan kelebihan Trikomsel dalam kepemilikan jaringan distribusi yang luas di Indonesia dan keahlian SingPost dalam operasional logistik dan ecommerce secara regional sehingga memberikan solusi layanan bisnis ecommerce yang lengkap dan kepuasan berbelanja online bagi para konsumen.
Saat ini pemegang saham terbesar Trikomsel adalah Polaris Ltd. sebesar 44,88%, perusahaan regional distributor dan peritel produk telekomunikasi dan lifestyle electronic lainnya yang berbasis di Singapura dan tercatat di Singapore Exchange (SGX: 5BI) dan SoftBank Grup yang terdiri dari SoftBank Corp (TYO: 9984), anak perusahaannya dan perusahaan asosiasinya yang melayani suatu jangkauan komunikasi yang menyeluruh baik mobile maupun fixed-line serta jasa internet yang maju di seluruh dunia sebesar 19,9%.
Dalam agenda penggunaan Laba Bersih, Pemegang Saham Trikomsel menyetujui dan menetapkan penggunaan Laba Bersih 2014 sebagai Cadangan Umum sebesar Rp 1 miliar dan sisanya sebesar Rp 313,41 miliar dibukukan sebagai Laba Ditahan. Keputusan ini dimaksudkan untuk memperkuat struktur modal kerja Trikomsel dan untuk menopang pertumbuhan kinerja Trikomsel yang terus tumbuh. (oci)