Bisnis Travel Tinggalkan Low Season

MALANG -  Bisnis travel di Kota Malang berangsur meninggalkan low season memasuki pekan terakhir April ini. Setelah sempat mengalami kelesuan di triwulan pertama 2015 ini, pelaku bisnis mulai optimis jika Mei-Juni, merupakan masa puncak di semester pertama ini.
“Secara keseluruhan, selama empat bulan pertama tahun ini sangat sepi. Namun, sejak pertengahan April, sudah ada beberapa reservasi untuk akhir April dan Mei,” ujar Owner King Travel, Bernardus Decky.
Dia menuturkan, permintaan travel baik perjalanan ke luar kota maupun city tour menurun ketimbang 2014. Penurunan mencapai 30 persen bila dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.
Akan tetapi, diakui oleh Decky, kondisi mulai mengalami perubahan di bulan ini. Sejak dua minggu terakhir, sudah ada peningkatan meskipun belum terlalu signifikan. “Baik travel untuk city tour hingga mengantar ke luar kota seperti Surabaya,” sebut dia kepada Malang Post.
Decky menjelaskan, permintaan city tour mengalami tren peningkatan, khususnya mulai tengah pekan ini. Pasalnya, pekan ini akan terjadi long weekend yang dimanfaatkan oleh orang luar kota untuk berlibur ke Malang Raya.
“Kami sudah mendapatkan pesanan city tour untuk hari Jumat, Sabtu, dan Minggu, 1-3 Mei 2015 ini. Permintaannya ke Batu hingga beberapa spot di Malang Selatan,” jelas dia panjang lebar.
Menurutnya, dari total 38 armada di travelnya, setidaknya sudah terpesan sekitar 40 persen. Dia meyakini pemesanan akan bertambah pada Rabu (29/4/15) dan Kamis (30/4/15) untuk berlibur. “Apalagi, untuk anak SMA-SMK sudah masuk musim libur. Momen libur panjang pasti dimanfaatkan dengan baik,” tambah dia.
Decky meyakini, sejak akhir April ini, travel pasti kembali bergairah. Pasca long weekend, sudah berlanjut untuk musim liburan sekolah yang akan berlangsung hingga pertengahan Juni mendatang. “Selama Mei dan Juni merupakan masa puncak liburan, sebelum kembali sepi memasuki bulan puasa,” urai dia panjang lebar.
Dia mengakui, jika low season lalu dimanfaatkan untuk maintenance mobil. Beberapa pebisnis travel pun melakukan hal serupa, dengan menyervis mobilnya agar maksimal ketika dijadikan armada ketika masa liburan tiba.
Terpisah, Owner Sriwijaya Abadi Travel, Aditya Bagus Mahendra menyampaikan hal yang sama. Travelnya mulai mengalami permintaan melayani customer, terlebih sejak akhir pekan lalu yang melayani transportasi dari semua peserta Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) yang berlangsung di Kota Malang. “Hingga hari ini (kemarin, red) kami melayani peserta Apeksi untuk antar jemput di dalam kota. Travel dan rent car lain pun tidak kalah ramai,” ujarnya.
Menurut pria yang akrab disapa Adit ini, Sriwijaya Abdai sampai menambah armada untuk melayani permintaan customer lain. Hal ini menjadi permulaan yang bagus bagi bisnis travel, yang diprediksi mulai meninggalkan low season untuk melayani permintaan customer yang berlibur.
“Puncaknya akan berlangsung Mei dan Juni. Musim liburan sekolah. Kami sudah menyiapkan 32 armada untuk liburan,” imbuhnya. (ley/han)