Cost of Fund Rendah Disukai Nasabah

MALANG – Outlook ekonomi 2015 pada bisnis syariah yang diprediksi berkembang pesat menjadi berkah bagi perbankan syariah. Salah satunya Bank Muamalat, yang makin dipilih oleh nasabah, terutama produk dengan cost of fund rendah.
Customer Service Bank Muamalat Malang, Mega Oktaria menyampaikan, Bank Muamalat makin dipercaya oleh nasabah. “Semakin hari kepercayaan nasabah makin tinggi. Beragam produk baik tabungan, giro, hingga deposito sangat diminati,” ujarnya.
Menurutnya, nasabah juga kini memilih produk tabungan dengan cost of fund rendah. Cost Of Fund merupakan biaya yang harus dikeluarkan oleh bank untuk setiap dana yang berhasil dihimpun dari berbagai sumber. Biaya ini sebelum dikurangi dengan likuiditas wajib minimum yang harus selalu dipelihara oleh bank. “Biaya yang rendah pasti menguntungkan nasabah,” tegas dia.
Misalnya, dalam Tabungan Muamalat iB yang memiliki multi fasilitas dan dilengkapi dengan beberapa jenis kartu ATM untuk menunjang nasabah. Kartu Reguler untuk keleluasaan transaksi di dalam negeri dan Malaysia melalui jaringan ATM Bank Muamalat, ATM Bersama hingga ATM Prima. Selain itu ada Kartu Golkd unutk kemudahan transaksi di seluruh dunia.
Menurut Mega, Tabungan Muamalat iB memiliki nisbah sebesar 10 persen. Setoran awal tabungan ini sebesar  Rp 100 ribu dan setoran minimum sebesar Rp 10 ribu. “Sementara saldo minimum hanya Rp 50 ribu,” imbuh dia.
Dia menjelaskan, biaya administrasi hanya Rp 10 ribu per bulan untuk rekening aktif. Untuk saldo kurang dari Rp 1 juta, hanya Rp 5 ribu saja. Bank Muamalat juga memiliki produk tabungan lain seperti Tabungan Muamalat Prima iB, Tabunganku. Tabungan Muamalat Umrah iB hingga Tabungan Haji Arafah iB.
Sementara itu, Bank Muamalat telah berusia 23 tahun pada 1 Mei 2015 lalu. Di Malang, peringatan ulang tahun berlangsung Senin (4/5) lalu. Nasabah bank tersebut mendapat sajian spesial dengan adanya sweet corner yang membuat nasabah bisa menikmati sajian ringan ala Bank Muamalat. “Kami menjamu nasabah secara sederhana, seperti dengan sajian snack dan teh yang bisa dinikmati sembari menunggu antrean,” tandas dia. (ley/udi)