Suntik Filler Meningkat 70 Persen

MALANG POST - Pengakuan Kylie Jenner tentang suntik filler yang dilakukannya untuk menambah ketebalan bibirnya ternyata menguntungkan klinik kecantikan. Menurut laporan dari sejumlah klinik kecantikan di Inggris, prosedur filler bibir meninggkat 70 persen setelah pengakuan adik tiri dari Kim Kardashian itu.

Menurut ahli bedah plastik dr. Leah Totton dari Klinik Leah, banyak wanita yang ingin mengikuti jejak Kylie untuk injeksi filler di bibir. Dalam waktu satu hari setelah pengakuan Kylie yang mengejutkan tersebut, banyak wanita yang langsung datang ke kliniknya untuk melakukan filler di bagian bibir.

"Filler bibir meningkat 70 persen kurang dari 24 jam," ujar dr. Leah seperti dikutip dari Independent.

Hal serupa juga dialami di klinik Cadogan Cosmetics. Menurut dr. Maryam Zamani yang merupakan konsultan di klinik kecantikan tersebut, permintaan untuk filler bibir meningkat drastis. "Kita menerima jumlah klien yang lebih banyak semalam dan hari ini dibanding hari biasanya," ungkap dr. Maryam.
Meski peningkatan suntik filler bibir melonjak tajam, namun klinik kecantikan di Inggris hanya menerima klien yang usianya lebih dari 18 tahun. Kylie sendiri masih berusia 17 tahun, namun dia sudah melakukan prosedur filler yang sebenarnya tidak disarankan bagi remaja.

Dr. Totton menjelaskan bagaimana prosedur filler tersebut bekerja. Pertama-tama, bibir di suntik di bagian garis bibir masuk ke bagian tengah bibir. "Proses tersebut untuk membuat bibir lebih penuh atau asimetris," jelas dr. Totton.

Filler mengandung gel hyaluronic acid yang tidak permanen. Untuk bibir, cairan filler hanya menggunakan 1ml. Efeknya sangat instan, bibir langsung bisa terlihat penuh dan tebal, namun ada efek samping yakni memar atau bengkak.

Efek samping bisa semakin parah ketika seseorang alergi dengan cairan filler. Seperti yang dialami oleh bintang porno dan mantan bintang reality TV 'Teen Mom' Farrah Abraham. Setelah melakukan prosedur filler, bibir wanita 23 tahun itu malah jontor karena alergi dengan cairan yang disuntikkan ke bibirnya. (wlp/aim)