Citilink Targetkan Market Share 21 Persen

MALANG – Maskapai penerbangan berbiaya murah (LCC) Citilink, siap menghadapi peningkatan load factor (keterisian penumpang) medio Mei ini. Target sebesar 90 persen untuk load factor menjadi patokan di bulan yang berbarengan dengan sebagian pelajar yang sudah liburan sekolah.
“Untuk Mei ini, load factor masih belum maksimal di atas 95-97 persen sebagai target kami ketika high season. Tetapi peningkatan sudah jadi target wajib untuk bulan ini,” beber Branch Manager Citilink Malang, Fajar Indra.
Dia menyebutkan, peningkatan sudah mulai terasa. Rata-rata load factor di bulan ini di kisaran 85 persen. Sementara, untuk triwulan pertama, maintenance keterisian penumpang Malang-Jakarta dan sebaliknya via Bandara Halim Perdanakusuma ini di kisaran 75 persen. “Ya memang masih belum maksimal. Tetapi, untuk peningkatan sudah terjadi,” sebut dia kepada Malang Post.
Indra menuturkan, Malang Raya menjadi satu destinasi utama bagi warga ibukota untuk berlibur. Begitu pula bagi masyarakat di Malang yang sudah bosan dengan berbagai wahana liburan yang ada, juga cenderung ke Jakarta. “Entah untuk berlibur maupun berbelanja, apalagi dekat juga dengan lebaran. Makanya, untuk Mei ini pasti lebih cepat menarik penumpang,” tuturnya.
Dia memprediksi, masa puncak akan terjadi medio Juni mendatang dan sedikit berkurang begitu puasa. Tetapi khusus tahun ini, Citilink dan juga maskapai lain tengah bersiap dengan kondisi yang berbeda ketimbang tahun sebelumnya. Pasalnya, puasa tahun ini juga hampir berbarengan dengan libur kenaikan kelas.
Sementara itu, secara nasional dalam kuartal I 2015, Citilink mencapai pertumbuhan 40 persen. Pencapaian ini merupakan prestasi luar biasa bila mengingat periode pertama di awal tahun merupakan masa yang krusial.
Pertumbuhan yang sehat dari maskapai Citilink terlihat dalam operating revenue yang meningkat 47,6 persen selama 2014. Begitu juga dengan pertumbuhan penumpang yang mencapai 43 persen. Pertumbuhan penumpang sepanjang 2014 tercatat sebanyak 7,8 juta penumpang dan ditargetkan mencapai 11,2 juta. Market share di tahun 2014 tercatat 19 persen dan ditargetkan naik menjadi 21 persen di 2015.
Sementara rute yang dilayani juga akan meningkat dari 39 rute menjadi 45 rute, namun fokus akan lebih ditekankan kepada peningkatan frekuensi penerbangan di rute-rute yang sudah ada (existing). “Pembukaan rute baru secara selektif. Penambahan pesawat juga akan terus dilakukan dan pada 2015 akan ditambah menjadi 37 pesawat,” tambahnya.
Pencapaian yang baik ini menjadi kado yang indah di hari ulang tahun ke 3 Citilink medio Mei ini. (ley/han)