Tanpa Modal, Raup Penghasilan Jutaan

Siapapun bisa membuat dan menjalankan bisnis travel. Tetapi sebagian besar mengira untuk memulai bisnis travel agent memerlukan biaya besar. Namun RJ Fatahilla salah satu founder Travel Malang (@travelermalang) mengungkapkan, ia bisa membangun bisnis travel indie berawal dari hobi dan tanpa modal.
Ia memulai bisnis sejak 2010 dengan seorang temannya, M. Arif Zainudin yang sekarang sedang berada di Jakarta. Dari tak punya apa-apa, sekarang mereka sudah memiliki beberapa kru dan kantor di alamat Jl. Karya Wiguna 88 Malang yang bertepatan di belakang Dome UMM.
Awalnya, ia dan sang teman sering pergi ke Bromo dan melihat banyak sekali orang-orang dari Malang atau pun luar kota berbondong untuk berwisata ke sana. Mereka pun membaca peluang bisnis dan akhirnya terbentuklah travelermalang.
“Kenapa bisa tanpa modal tapi bisa jalan, karena kita bekerjasama dengan agen rental jeep. Saya yang mempunyai travel, pemilik rental jeep itu yang menyediakan akomodasi. Jadi semua berawal dari koneksi. Dia membutuhkan client kita, kita membutuhkan jeepnya”, ungkap pria yang akrab disapa Hilla ini.
Hilla mengungkapkan, travelermalang memang awalnya berfokus ke Bromo, tapi untuk saat ini mereka juga sudah menerima beberapa client yang meminta perjalanan ke Jogja, Bali dan Lombok.
Harga yang mereka patok bagi yang ingin menikmati berwisata di Bromo adalah Rp 200 ribu per orang (minimal 8 orang) dan Rp 300 ribu (minimal 5 orang).
Mereka juga menyiapkan paket Honeymoon. Range harga untuk paket Honeymoon di Bali atau Lombok adalah Rp 6 juta sampai Rp 7 juta. Belum termasuk tiket pesawat, namun sudah termasuk All in Hotel bintang 4, akomodasi, makan, guide dan wisata.
Bisnis travel yang meraka jalankan sudah menginjak tahun kelima, dan telah banyak membuahkan hasil. Mereka bisa membukukan omzet Rp 15 juta per bulan.
2014 lalu, travelermalang pun mulai sering bekerjasama dengan salah stasuin TV nasional. Awalnya mereka dipercaya menghandel salah satu programnya, weekendlist, kemudian berlanjut ke program Breakout dan 86. Sejak saat itu, selama kru TV ini melakukan dinas di luar kota di Jawa Timur, Hilla lah yang memegang dan membantu akomodasi.
“Ajaibnya, Februari kemarin, mungkin karena sering dan sudah percaya dengan kami, kami dipercaya mengelola program breakout di Jogja. Di sana pasti banyak travel lain kan? Tapi alhamdulillah, mereka tetap memakai travel kita,” ujar Hilla.
Travelermalang bukan hanya travel yang disewa hanya untuk berjalan-jalan saja, atau dirental kan saja, tetapi mereka juga melakukan semua hal yang dibutuhkan seperti booking tempat dan menentukan itinerary wisata, sehingga pelanggan terima beres.(mg7/han)