Hadirkan Ramadhan Sale Lebih Awal

MALANG - Kurang sebulan memasuki bulan puasa, bisnis fashion mulai bersiap menyambutnya dengan koleksi untuk memenuhi kebutuhan customernya. Salah satunya Centerpoint Department Store Malang yang telah mencuri start dengan menggelar promo Ramadan sejak pertengahan Mei, dan mengalahkan program Back to School yang beberapa tahun terakhir selalu menjadi promo utama ketika Mei tiba.
"Ya, tahun ini program Ramadan hadir lebih dulu. Kami memiliki program Ramadhan Sale sejak minggu lalu," ujar General Affair Centerpoint Department Store, Daniel Wahyu Setiawan.
Dia menyampaikan, untuk Ramadhan kali ini pun, persiapan dari department store yang berada di Mall Olympic Garden (MOG) itu sudah mencapai 80 persen. Untuk koleksi produk, sebagian besar sudah ready untuk memenuhi kebutuhan customer.
"Stok sudah penuh, sembari berjalan kami terus melakukan peningkatan mencapai 100 persen sesuai target. Biasanya, begitu puasa kami menambah stok produk," beber dia kepada Malang Post.
Pria yang akrab disapa Deni ini menuturkan, tahun ini peningkatan koleksi produk sebesar 30 persen. Jumlah ini relatif sama dengan kenaikan di tahun lalu. Sementara, untuk target penjualan diakui dia meningkat 20 persen.
"Meskipun tren masih belum begitu bagus, namun kami optimis. Sebab, momen lebaran pasti berbeda dan siap menghapus sepinya pertumbuhan bisnis di semester 1 tahun ini," urai dia panjang lebar.
Deni menuturkan, untuk Ramadan kali ini, Centerpoint memaksimalkan koleksi gamis, baik untuk anak, remaja hibgga dewasa. Diakui dia, tahun lalu koleksi itu yang paling menonjol dan mendapatkan banyak permintaan. Sehingga, di tahun ini dia memastikan koleksi lebih lengkap dan bervariasi.
"Masih ditambah pula fashion semi formal dan casual yang pas dipakai untuk silaturahmi. Terutama untuk anak muda," imbuhnya.
Sementara itu, untuk program Back to School di tahun ini, Centerpoint akan memulainya Juni mendatang. Program BTS, ditarget meningkat, namun tidak mencapai 30 persen kayaknya tahun lalu. "Target kami patok 20 persen untuk pertumbuhan, sebab momennya berbarengan. Orang tua pasti mencoba memilih, kebutuhan apa yang akan didahulukan," pungkas dia. (ley/han)