Sales Fuso dan Colt Diesel Meningkat 10 Persen

Penjualan Fuso mulai terasa meningkat sejak sebulan lalu.

MALANG – Pasar otomotif mulai membaik, tidak terkecuali untuk sektor commercial car. Penjualan mobil seperti fuso dan colt diesel dari pabrikan Mitsubishi misalnya, mulai meningkat dan sepanjang April lalu terdapat kenaikan sales mencapai 10 persen.
Supervisor Commercial Car PT Sun Star Motor Malang, Nunik Kartiko mengatakan, tren penjualan mobil komersial ikut naik seperti passenger car sejak bulan lalu. “Begitu akhir Maret, permintaan dari mobil komersial di Mitsubishi meningkat. Hasilnya terasa ketika melihat sales sepanjang April,” katanya.
Menurut dia, di PT Sun Star Motor Malang pada medio April lalu penjualan mobil tipe komersial yang digunakan sebagai mobil pengangkut barang ini mencapai 158 unit. Sementara, untuk Maret penjualan masih mencapai 142 unit saja.
“Februari-Maret masih terhitung sepi, sebab sales masih di bawah target. Ketika April, tren telah membaik. Malahan, bulan ini penjualan sudah melampaui keseluruhan bulan lalu,” ujarnya.
Padahal, sesuai dengan pengakuan wanita yang mengendarai Outalander Sport ini, Mei ini belum berakhir. Sales juga kerap memuncak saat pekan terakhir, seperti saat ini. “Biasanya, begitu akhir bulan pasti banyak yang mengajukan SPK dan dikabulkan oleh leasing. Makanya, Mei ini pasti lebih dari 170 unit,” beber dia kepada Malang Post.
Sepanjang 2015, PT Sun Star Motor menargetkan sales di angka 160-180 unit per bulan. Angka ini meningkat ketimbang pencapaian tahun lalu, diler di kawasan Singosari ini berhasil menjual commercial car mencapai 150 unit per bulan.
Salah satu seri yang terhitung banter penjualannya di tahun ini merupakan seri Fuso New FJ 2523. Seri tersebut meluncur jelang akhir tahun lalu, dengan bodi lebih panjang. Setelah sempat tersendat ketika pertama kali dikenalkan, kini stok dari seri tersebut lebih mudah.
Menurutnya, seri ini diburu oleh perusahaan besar. Untuk sales area Malang, biasanya menyasar perusahaan di kawasan Kabupaten Malang, Pandaan, Pasuruan hingga Probolinggo. “Mobil ini memang untuk mobil pengangkut barang yang dibutuhkan oleh perusahaan. Membelinya tidak hanya satu atau dua, tetapi antara 5-10 unit per pembelian,” urai dia panjang lebar.
Commercial car dengan bandrol Rp 590 juta ini memiliki bodi chasis cab to end 9,407 meter. Bila ditambah dengan bagian depan, total panjang mencapai 11,867 meter. Bak belakang, bisa menampung muatan mencapai 56 meter kubik.
Selain itu, beberapa tipe lain juga menarik minat customer, seperti GM 517 HL Long (4x2) dan FM 517 ML2 Super Long.(ley/han)