Khusus Perempuan, Karyawan Semua Berjilbab

MALANG- Awal Februari lalu kasus pelecehan seksual menimpa seorang artis ibukota, Jessica Iskandar di sebuah salon. Insiden tersebut memberi keuntungan tersendiri bagi salon muslimah yang memang menyasar pelanggan perempuan. Salah satunya Salon Yasna di Jalan Gajayana No. 37 yang berkomitmen memberikan rasa aman kepada para pelanggan.
Karena itu juga, semua pegawai salon muslimah ini adalah para perempuan berhijab. Tidak hanya itu, laki-laki dilarang masuk ke dalam salon, tidak terkecuali pemiliki salon, Isa Marzuki. Pria berusia 33 tahun ini sangat menjaga komitmen salon muslimah yang didirikannya sejak tahun lalu. Salon ini merupakan cabang kedua yang didirikannya pada pertengahan Desember tahun lalu. Sedangkan pusat salon Yasna berlokasi di Jalan Ciliwung No 21.
“Sebagai salon muslimah, saya berusaha untuk memberikan rasa aman kepada para pelanggan salon agar mereka dapat menjaga auratnya dari pandangan laki-laki. Oleh sebab itu kaca depan salon kami desain bermotif agar orang tidak dapat melihat keadaan di dalam salon. Hal ini dilakukan untuk menjaga aurat muslimah dari laki-laki yang bukan muhrimnya,” ujar Isa Marzuki.
Tidak kalah dengan salon konvensial lainnya, salon muslimah hadir dengan perawatan yang lengkap. Mulai dari perawatan dasar yang meliputi peremajaan badan, wajah dan rambut hingga spa cokelat dan berbagai paket kecantikan lain.
 “Semua perawatan di tempat ini saya sediakan beragam mulai dari paket cantik Ber-2, paket cantik tanpa kutu, paket promo Me Time, paket perawatan khusus mahasiswa, dan chocolate spa,” paparnya pada Malang Post.
Ia menambahkan, membuka usaha salon muslimah merupakan langkah tepat untuk meminimalkan berbagai kasus pelecehan yang kerap menimpa kaum wanita. Di kota Malang sendiri, salon khusus wanita terbilang masih minim ditemukan. Oleh sebab itu dari sisi bisnis, salon muslimah memiliki prospek menguntungkan apalagi saat ini gaya hidup menuntut para perempuan untuk selalu tampil cantik.(mg9/han)