Awali dengan 10 HT, Layani Hingga Denpasar

Donny menargetkan untuk menambah lagi jumlah HT yang dimiliki karena bisnis ini memiliki prospek cukup bagus

D’One HT
MALANG- Banyaknya event yang digelar di Malang ikut mengerek bisnis persewaan Handy Talky (HT), alat yang paling dibutuhkan oleh penyelenggara event, untuk memudahkan mereka berkomunikasi selama acara berlangsung. Owner D’One HT, Donny Kusuma pun kian serius menggarap bisnis yang menjanjikan ini.
 “Yang biasanya sewa HT itu EO, wedding organizer, tour organizer, kegiatan keagamaan, ataupun kegiatan sekolah dan mahasiswa lain,” ungkap pria yang lahir di Probolinggo ini.
D’One HT sendiri berdiri sekitar tahun 2012 dan telah berkembang sampai saat ini. Menurut Donny, bisnisnya dapat bertahan selama tiga tahun ini dikarenakan banyak kelebihan dan kemudahan yang ditawarkan untuk para pelanggan. Selain jasa antar gratis, pelanggan yang tidak puas dengan jasanya, ia berani mengambil risiko untuk tidak menerima uang sewa dari pelanggan tersebut.
Donny memulai usaha dengan modal awal sebesar Rp 12 juta untuk membeli 10 unit HT. Sembari membesarkan bisnisnya, Donny pun mengedukasi rekan-rekannya sesama EO bahwa menggunakan HT jauh lebih mudah dan praktis.
“Jadi, sambil saya memasarkan rental HT, saya juga mengedukasi cara penggunaan HT yang benar,” tambah Donny.
Menurut Donny, ide awalnya mendirikan D’One HT karena saat kuliah, dirinya adalah penggiat event. Dia sering menghandle event-event konser dan anniversary. Setelah beberapa kali mengerjakan event, Donny melihat banyak peluang di sana, salah satunya adalah kebutuhan alat komunikasi untuk koordinasi antar kru. Awalnya hanya dengan mengandalkan HP, tapi kesulitan muncul ketika ada beberapa gedung atau tempat yang tidak bisa ditembus oleh sinyal HP. Kemudian dia memutuskan untuk mencoba menggunakan HT.
“Karena HT memiliki sistem radio yang tidak memerlukan pemancar ulang atau dengan kata lain bisa dengan sistem langsung, maka HT tidak mengalami kesulitan sinyal meskipun harus digunakan di dalam gedung,” tambah Donny.
Di masa mendatang, Donny masih akan menambah jumlah unit HT dan mengembangkan area usahanya di Jogja, Solo dan Semarang. Karena, bisnisnya sekarang sudah memiliki area layanan di Malang, Surabaya, Jember dan Denpasar.
“Kami juga akan mengembangkan sistem repeater, sehingga jika ada event yang membutuhkan komunikasi radio jarak jauh, kami bisa melayaninya”, jelasnya.
Melalui bisnis ini, Donny mampu membukukan pendapatan rata-rata Rp 20 juta per bulan. Seba ia juga menyediakan perlengkapan kebutuhan lain untuk sebuah event, di antaranya TOA dan juga CCTV.
“Yang terakhir kemarin kami dipercaya sebagai penyedia alat komunikasi HT di acara seminar ASEAN oleh Asosiasi Dokter Bedah Indonesia di Hotel Harris pada 13-17 Mei,” ungkap Donny.(mg8/han)