Bahan Kulit, Desain Sesuai Keinginan

MALANG - Sebagian besar orang lebih menyukai memesan sepatu handmade. Selain harganya terbilang terjangkau, sepatu handmade memiliki kualitas yang tidak kalah dengan sepatu import. Salah satu toko yang membuka jasa pembuatan sepatu handmade adalah toko PW Project yang terletak di Jalan Raya Sawojajar Ruko AP 2/3, Malang.
Dengan mengedepankan kualitas bahan baku berupa kulit asli dan desain sepatu yang dapat dipesan langsung oleh pelanggan, PW Project mampu menunjukkan kualitas sepatu buatannya yang dapat bertahan selama 5 tahun.
“Untuk sepatu kulit produksi kami, kualitasnya tidak kalah berbeda dengan kualitas sepatu impor. Kami memberikan garansi 3 bulan kepada pelanggan apabila terjadi kerusakan. Ini merupakan bentuk tanggung jawab kami untuk memberikan pelayanan yang maksimal,”ujar Ratih Ita Puspita, pemilik PW Project.
Bahan baku yang digunakan dalam pembuatan sepatu beragam, yaitu kulit sapi, kambing dan kerbau. Pelanggan bebas untuk memiliki bahan baku kulit apa yang akan digunakan untuk sepatu pesanannya. Namun Ratih menambahkan, sebagian besar pelanggan lebih sering memilih sepatu dengan bahan dasar kulit sapi.
Tidak hanya bahan baku yang dapat dipilih langsung oleh pelanggan, mereka dapat memesan pula warna kulit yang diinginkan. Walaupun rata-rata sepatu di PW Project memiliki warna dasar berupa hitam dan cokelat tua, namun apabila pelanggan hendak memesan sepatu dengan warna cerah juga tidak menjadi masalah.
“Pelanggan bebas memilih warna kulit yang diinginkan. Agar kualitas kulit yang akan digunakan baik, untuk proses pewarnaan kulit saya serahkan pada pabrik supaya warna yang dihasilkan tahan lama dan tidak mudah pudar,” paparnya pada Malang Post.
Harga yang dibandrol untuk sepatu produksi PW Project terbilang terjangkau, berkisar Rp 150 ribu –Rp 250 ribu bergantung kerumitan desain yang dipesan oleh pelanggan. Ratih menambahkan, sebagian besar sepatu produksi PW Project  merupakan desainnya sendiri. Tidak hanya itu, apabila ada pelanggan yang ingin memesan sepatu dengan desain pribadi, dia akan membuatkannya sesuai dengan keinginan pelanggan.
“Mengenai pembuatan sepatu saya serahkan langsung pada selera pelanggan. Apabila mereka ingin memesan sepatu dengan desain sendiri boleh, atau ingin saya buatkan desain juga tidak apa-apa. Tinggal dikomunikasikan saja pada saya mengenai model apa yang diinginkan,” bebernya.
Ratih memaparkan, proses pengerjaan sepatu di tokonya memiliki rentang waktu tersendiri. Jika pelanggan telah menyiapkan desain sepatu yang diinginkan maka proses pengerjaannya selama dua minggu sedangkan jika pelanggan menyerahkan gambaran desain sepatu padanya maka sepatu tersebut akan selesai dalam waktu tiga minggu.
Kini sepatu handmade PW Project telah dikenal banyak orang. Beberapa pelanggannya berasal dari berbagai kalangan mulai dari pemerintahan hingga beberapa pelaku festival busana di daerah tertentu. “Alhamdulillah sejauh ini sepatu handmade mulai diperhitungkan. Saya menerima beberapa pesanan sepatu untuk pasukan Paskibra dan Satpol PP. Selain itu ada pula pelanggan yang memesan sepatu unik untuk digunakan saat Jember Fashion Carnival,” tandasnya.(mg9/han)