Pusat Kebugaran Tetap Ramai Saat Ramadan

MALANG -  Puasa seringkali dijadikan alasan untuk sebagian orang tidak melakukan aktivitas berat terutama berolahraga. Untuk menahan lapar dan haus mereka memilih membatasi rutinitas yang tergolong menguras tenaga agar ibadah tidak tergangu.
Beberapa mengira, olahraga di bulan puasa membuat tubuh mudah lelah akibat dehidrasi saat berakivitas. Kondisi ini seringkali dikaitkan dengan usaha pusat kebugaran yang diperkirakan lesu di bulan Ramadan.
“Memang beberapa orang mengira pusat kebugaran akan sepi pengunjung pada saat bulan puasa. Kami sendiri sangat menghormati kaum muslim yang tengah menjalankan ibadah puasa. Oleh sebab itu, kami menyarankan agar pelanggan mengurangi beban angkatnya namun menambah repetisi waktu yang digunakan saat berolahraga,”papar Delon, pemilik Goa Gong Gym yang berlokasi di kawasan Sigura-gura Barat Raya, Malang.
Untuk itu, Goa Gong Gym mengubah waktu buka mereka menjadi pukul 14.30-22.00 WIB. Hal ini dilakukan untuk menjaga kondisi fisik pengunjung agar tetap bugar dan tidak mudah dehidrasi sebelum waktu buka puasa.
Dia tetap optimis pengunjung di pusat kebugaran miliknya tetap ramai meski Ramadan. Hal ini didasarkan pada perkembangan Goa Gong Gym yang tidak mengalami penurunan pengunjung sejak 2012, walaupun di bulan puasa sekalipun.
“Alhamdulillah selama Ramadan tahun lalu, usaha kami tetap lancar. Justru pengunjungnya semakin ramai terutama saat jam-jam setelah salat taraweh. Beberapa dari pengunjung memang memiliki motivasi untuk tetap menjaga kebugaran tubuh mereka walaupun masuk bulan puasa,” ujarnya pada Malang Post.
Puasa tidak dijadikan alasan untuk membatasi diri dari aktivitas yang cukup menguras tenaga seperti olahraga. Pria asal Pacitan ini menuturkan, yang perlu diperhatikan saat berolahraga ketika menjalankan ibadah puasa adalah komposisi beban yang diangkat, jangka waktu berolahraga, dan pola asupan nutrisi yang cukup saat sedang berbuka puasa.
“Kami menyarankan bagi para member untuk menjaga asupan gizi saat sedang berbuka puasa. Dengan mengomsumsi sayur, buah, protein dan beras merah maka tubuh mereka akan mendapat nutrisi yang cukup untuk melanjutkan aktivitas cardio atau angkat beban selama berada di Goa Gong Gym,” bebernya.
Untuk beberapa kegiatan yang seringkali dilakukan pengunjung saat berada di Goa Gong Gym, Delon menambahkan, rata-rata para member kerap melakukan treadmill terlebih dahulu selama 10-20 menit kemudian angkat beban dan latihan fisik untuk menjaga otot-otot perut.
“Untuk mengantisipasi terjadinya kram pada perut setelah berbuka puasa, maka kami menyarankan bagi para member untuk menjalankan fitnes berselang 1 jam setelah buka puasa. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi cidera pada diri mereka,” tandasnya.(mg9/han)