Pameran dan Klinik Musik Setelah Empat Tahun Vakum

MALANG -  Emannuel Music Center (EMC) kembali meramaikan persaingan diler musik di Malang di pertengahan tahun ini dalam menggelar pameran. Pasca empat tahun vakum pameran di Malang, diler musik di Jalan Siwalan itu mengadakan pameran sekaligus musik ekspo untuk menggairahkan pecinta musik.
"Kami terakhir pameran dan musik ekspo 2011 lalu, untuk di Malang. Sebab, sejak 2012 membuka cabang di Surabaya, sering pameran di sana," ujar Owner EMC, Stephanus Eko.
Menurut dia, event bertajuk EMC Musik Expo yang berlangsung di Cyber Mall ini tidak hanya menghadirkan koleksi alat musik yabg dibandrol lebih murah, namun disertai pula dengan klinik musik. Mulai dari digital mixer, gitar, keyboard hingga drum.
"Kehadiran EMC dalam pameran tidak ingin setengah-setengah. Total, agar pecinta musik di Malang mendapat banyak hal ketika mendatangi ekspo," beber dia kepada Malang Post.
Dia menjelaskan, beberapa sosok ternama hadir untuk memberikan demo musik dalam ekspo yang berlangsung sejak 10 Juni lalu tersebut. Misalnya Gilang Ramadhan, Mauro Gaia Risinf Star, Alexander Lexy dan digital mixer nasional Jonathan DS.
"Pengunjung bisa memanfaatkan ilmu mereka. Bila tertarik membeli alat musik, banyak koleksi terbaru yang belum dimiliki diler musik lain," imbuh Stephanus.
Pria berkacamata ini menjelaskan, pameran tidak melulu memberikan produk dengan diskon besar dari produk lama. Namun, EMC memberikan diskon antara 2-10 persen, tetapi pada koleksi terbaru. "Malahan, ada beberapa koleksi gitar belum ada di Indonesia, sudah kami pamerkan," tegasnya.
Menurutnya, EMC bekerjasama dengan Kredit Plus untuk memberikan pembiayaan bagi yang ingin membeli secara kredit. Sementara, bagi customer yang tertarik memilih satu koleksi namun masih terkendala dana, EMC juga memberikan kesempatan untuk memberikan tanda jadi atau uang muka mulai dari Rp 200 ribu. Setelah mempunyai dana, customer bisa melunasinya dan membawa produknya.
"Jangka waktunya sebulan. Banyak yang memanfaatkannya, sebab customer berburu prestige dengan memiliki suatu koleksi alat musik yang masih baru," tandas dia. (ley/han)